Nasionalisme Alami Degradasi

Laporan: Redaksi

Ilustrasi

Ilustrasi

SRAGEN, (TubasMedia.Com) – Kewajiban mengenakan seragam pramuka setiap hari Kamis bagi pejabat dan pegawai negeri sipil di lingkungan Pemkab Sragen, Jawa Tengah bukan karena ewuh pakewuh dan takut kepada bupati, tapi karena di dalam kepramukaan terkandung pendidikan karakter.

Pramuka juga dididik mengenai pluralisme dan ke-bhinnekaan apalagi tren beberapa tahun terakhir terjadi keprihatin terhadap pemahaman agama yang mulai mengalami pembiasan. Agama hanya dijadikan kedok untuk kepentingan pribadi maupun politik dengan mentransfer ideologi radikal yang bertabrakan dengan dasar negara Pancasila. Bahkan saat ini banyak orang sehat, pintar, tetapi karakter dan rasa nasionalismenya mengalami degradasi.

Bupati Sragen Agus Fatchurrahman mengatakan dalam kepramukaan diajarkan setia kawan, disiplin, bersahabat dengan alam, berbakti kepada orang tua, serta beriman kepada Tuhan menurut agama dan kepercayaan masing-masing. Diharapkan saat mengenakan seragam pramuka agar stangen merah putih di leher berwarna merah putih dapat mengingatkan waktu, pikiran dan perbuatan untuk negara.

Para pegawai negeri sipil di jajaran Pemkab Kabupaten Sragen yang berjumlah 13 ribu bila mengenakan seragam pramuka setiap Kamis akan menambah gairah dan rasa bangga bagi adik-adik pelajar sehingga mengikutinya. “Nilai-nilai kepramukaan bisa memberikan pendidikan karakter kepada mereka,” katanya. (jhon h)

Berita Terkait

Komentar

Komentar