Nasionalisme Mahasiswa Meningkat

Laporan: Redaksi

Ilustrasi

Ilustrasi

JAKARTA, (Tubas) – Seusai menemui delegasi Justice Fair 2011 Rully Chairul Azwar, anggota DPR Komisi X tampak lega. “Saya bangga dengan adik-adik mahasiswa. Ada yang dari UI, Universitas Andalas, Pajajaran, UGM dan lain-lain yang semakin elegan dalam menyampaikan aspirasinya,” katanya. Ada apa?

Menurut politisi Partai Golkar dari pada terus-terusan demonstrasi dan demonstrasi tidak salah ada baiknya mahasiswa bertemu langsung dengan anggota DPR. Alasanya, ada mahasiswa yang berorasi dalam sebuah demonstrasi tapi mereka tidak tahu kalau DPR sedang reses. Rully ketika masih muda belum pernah bertemu wakil rakyat. Tapi, sekarang kondisi sudah berbeda.

Dalam pertemuan itu, substansinya kekawatiran mahasiswa diperbolehkannya Perguruan Tinggi (PT) asing masuk ke Indonesia. “Aspirasi mahasiswa tetap ditampung. Ide-ide cemerlang mahasiswa kita jadikan masukan yang berharga. Yang saya garis bawahi adalah dengan dialog ini menunjukkan adanya kecenderungan rasa kebangsaan atau nasionalisme para mahasiswa yang kian meningkat,” uangkapnya.

Yang jelas, kata Rully mengambil sisi positifnya mereka yang punya uang dan ingin kuliah di Harvard University tidak harus ke Amerika karena sudah ada di Indonesia. Ada persepsi yang harus diluruskan dan ini bukan benih lunturnya nasionalisme, tetapi kita ambil hikmah di balik itu yaitu kepedulian nasionalisme mahasiswa.

Semua kebijakan memang berproses. Step by step dan ujungnya ada uji publik. Uji publik penting agar tidak terjadi silang pendapat tentang ketepatan dalam pengambilan keputusan serta pelasanaannya di lapangan.

Menyinggung biaya kuliah yang mahal Rully berjanji akan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan mencari solusi. “Kalau saya usulkan adanya insentif bukan upaya pelemahan mahasiswa agar tidak kritis dalam menyikapi kebijakan pemerintah. Idealisme pasti tetap terjaga saat kondisi apa pun seperti halnya nasionalisme” ujarnya. (rudi kosasih)

Berita Terkait

Komentar

Komentar