Nasionalisme Surya Paloh Dipertanyakan, Elektabilitas Nasdem Merosot Setelah Menggandeng Anies

JAKARTA, (tubasmedia.com) – Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh dipertanyakan nasionalismenya jika nanti mengusung Anies Baswedan di tahun 2024. Bahkan, selain Surya Paloh dicap tidak nasionalis, elektabilitas partainya Nasdem semakin terpuruk dari partai partai lain.

Hal itu diketahui dari hasil survei yang dilakukan Polmatrix Indonesia. Polmatrix menyebutkan terjadi penurunan elektabilitas Partai Nasdem hingga di bawah ambang batas parlemen 4 persen, dari 5,1 persen pada survei Polmatrix, 11—20 Maret 2022, menjadi 3,8 persen.

“Setelah mengusung Anies sebagai salah satu capres, elektabilitas Nasdem merosot hingga di bawah ambang batas parlemen,” ucap Direktur Eksekutif Polmatrix Indonesia, Dendik Rulianto dalam keterangan pers di Jakarta, hari ini.

Awalnya, arah dukungan NasDem kepada Anies memang memberi insentif elektoral, seperti yang tergambar pada tingginya elektabilitas sejak Desember 2021.

‘’Akan tetapi, ketika dukungan resmi diberikan oleh Nasdem, elektabilitas partai ini justru mengalami penurunan tajam,’’ ujarnya.

Sementara dalam channel Youtube pribadinya yang diunggah Selasa 5 Juli 2022, ahli dan pakar hukum tata negara Refly Harun menganalisa bisa saja Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tidak menjadi calon presiden 2024.

Hal tersebut Refly menyebut jika Partai Nasdem memihak pada kubu istana sehingga Anies Baswedan gagal dicalonkan. Namun hal ini akan terjadi jika Presiden RI Joko Widodo serta Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri sudah bersepakat dengan koalisi.(sabar)

Berita Terkait