Nilai Investasi Produsen Mobil asal Tiongkok Dirahasiakan, Mengapa..?

Franky-Sibarani
JAKARTA, (tubasmedia.com) – Mengapa nilai investasi produsen mobil asal Tiongkok itu masih dirahasiakan, ada apa..?

Alasan Kepala Bidang Koordinasi Penanaman Modal Indonesia (BKPM) Franky Sibarani tidak bersedia memberitahukan identitas perusahaan otomotif tersebut termasuk berapa nilai investasi yang ditanamkan, itu menyangkut kode etik. “Ada ode etiknya jadi nggak bisa saya sebutkan,” tegas Franky menjaga komitmen.

Namun, Franky membenarkan bahwa perusahaan otomotif asal China itu sudah mengantongi izin prinsip karena telah disiapkan lahan seluas 6,7 hektar di Karawang Jawa Barat.

“Untuk otomotif ada yang masuk, itu investasi baru. Mereka sudah dapat izin prinsip. Proses berikutnya izin lokasi,” jelas Franky menanggapi konfirmasi pers, Senin (13/4/15) di Jakarta.

Keberadaan investor asal Tiongkok itu menurut Franky adalah suatu pertanda bahwa Indonesia semakin dipercaya dunia usaha menanamkan investasi di sektor otomotif. Setelah Proton Holdings Berhad kini giliran produsen mobil asal Tiongkok berniat menanamkan modalnya di Indonesioa.

Menurut Franky, investasi perusahaan otomotif  Tiongkok itu berbeda dengan investasi Proton. Sebab kalau Tiongkok, daftar dulu izin prisipnya baru melakukan survey dan bukan kajian. Beda dengan pendekatan Proton yang dilaksanakan kajian dulu baru diputuskan.

Namun diakui Franky, pihak BKPM masih ragu atas kelanjutan investasi dari para penanam modal. Sebab sebanyak 15.500 pemilik izin prinsip yang tercatat sesuai data BKPM antara 2007-2012 masih stag karena enggan merealisasikan investasinya dengan berbagai alas an.
Alasan yang paling besar adalah masalah perizinan yang dianggap masih sulit didapat baik di pusat mau pun di daerah. Alasan lainnya, persaingan. (marto tobing)

Berita Terkait

Komentar

Komentar