Pagelaran Seni Budaya Khas Bengkulu di TMII

Laporan: Redaksi

Ilustrasi

Ilustrasi

JAKARTA, (Tubas) – Dalam rangka promosi daerah, Pemerintah Propinsi Bengkulu menggelar kesenian dan budaya daerah khas Kabupaten Bengkulu Selatan dengan cerita Sampang Salirang, yang digelar di Anjungan Bengkulu Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta, minggu (10/9) pukul 19.00 WIB.

Kepala anjungan Bengkulu TMII, Hermen Purnani SH acara tersebut sudah merupakan agenda kegiatan rutin yang setiap tahun diadakan, khususnya didatangkan dari daerah Propinsi Bengkulu. Juga dihadiri Gubernur Bengkulu Plt.H.Djunaidi Hamsya serta pemangku hajad Bupati Bengkulu Selatan Reskan Efendi Awaludin,SE.

Juga diadakan pameran industri kecil yang merupakan hasil kerajinan rakyat Bengkulu bertujuan mengangkat hasil kerajinan ukir kayu dan produk kayu yang ada di daerah.

Hermen Purnani menjelaskan Sampang Salirang menceritakan sebuah kerajaan suku Serawai Dusun Sebaris Dalam yang dipimpin raja yang bijak bernama Puyung Sakti (PS).

PS merupakan pemimpin kerajaan yang baik, roda kehidupan rakyatnya berjalan dengan sempurna dan perekonomian terjaga seimbang, hukum ditegakkan dengan adil, serta pendidikan dan sosial budaya diutamakan. PS mempunyai tujuh putri yang cantik jelita, yaitu Mayang Mengurai, Mayang Sari, Puteri Emban Sari, Klemban Sari, Kembang Sari dan Putri Bungsu.

Cerita tersebut didukung dengan tarian Lenggang Bidaudari sebagai bentuk ekspresi kelembutan, kemuliaan yang dipadu dengan kekuatan dan gejolak muda serta Tari Rentak Gelanggang yang menceritakan sebuah pertempuran adu kesaktian antara para puteri tujuh seiring utusan dari kerajaan Sebaris Dalam melawan para panglima sakti dari kerajaan Indas Bumi di padang penandingan. (gunawan)

Berita Terkait

Komentar

Komentar