Paket Ekonomi Jokowi-JK belum Sentuh Akar Permasalahan

editorial_360_800x600_jilid
JAKARTA, (tubasmedia.com) – Paket kebijakan ekonomi yang dikeluarkan pemerintah masih mendasar, belum menyentuh akar permasalahan.

“Paket kebijakan yang telah dikeluarkan pemerintah satu sampai tiga, tidak menjawab persoalan ekonomi saat ini. Justru blunder yang dilakukan Jokowi-JK bagi ketahanan ekonomi kita,” kata Wakil Ketua Komisi IV DPR, Heri Gunawan di DPR, Jakarta, Selasa lalu di Jakarta.

Dikatakan, revisi atas Permendag No 08/2012 tentang Ketentuan Impor Besi atau Baja dan Permendag No 28/2014 yang menghilangkan ketentuan wajib rekomendasi dari Kementerian Perindustrian dan verifikasi Surveyor untuk mempermudah impor. Itu juga sangat mengancam usaha untuk meningkatkan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dalam berbagai proyek infrastruktur.

Selain itu, lanjut Heri, paket ekonomi jilid 2 terkait investasi, dinilai tak menyentuh akar permasalahan. Semisal, pemerintah memberikan kemudahan dan insentif berbentuk perizinan, tax holiday serta tax allowance, harus jelas dampaknya bagi Indonesia.

“Tadinya saya berharap ada kebijakan yang mengatur bahwa investasi yang menyerap tenaga kerja akan mendapat kemudahan izin dan insentif fiskal. Jadi sifatnya kemudahan dan insentif itu haruslah selektif. Nyatanya kan enggak begitu,” papar Heri.

Persoalan pokok berikut, kata Heri, lemahnya pengawasan dari BKPM terhadap penerapan berbagai paket kebijakan untuk mempermudah investasi. Selama ini, aspek pengawasan atas kebijakan investasi di Indonesia tidak menyeluruh.

“Biasanya di awalnya bagus, tapi bisa terdistorsi di tengah jalan. Akhirnya, investor banyak mengeluh di lapangan. Ini penting karena itu diperlukan penegakan hukum yang kuat dan tuntas,” kata Heri.(ril/roris)

Berita Terkait

Komentar

Komentar