Pancasila Tetap Relevan

Laporan: Redaksi

Ilustrasi

Ilustrasi

YOGYAKARTA, (TubasMedia.Com) – Seminar yang diawali dari sebuah keprihatinan terhadap kebebasan yang berdampak pada penurunan pamor Pancasila yang dianggap tidak dapat menjawab yang menjadi relevansi terhadap tantangan ke depan, termasuk mengangkat kesejahteraan bangsa. Namun panitia Bulan Bung karno berharap Pancasila sebagai ideologi terbuka bukan berdasarkan penafsiran tetapi sebagai penjelasan Presiden Soekarno.

Menurut ketua panitia penyelenggara Bulan Bung Karno DI Yogyakarta, Esti Wijayati, Pancasila digali oleh Soekarno, sehingga status Pancasila sebagai ideologi terbuka masih tetap relevan sejauh dapat lebih menyempurnakan penjelasannya.

“Berbicara Pancasila tanpa berangkat dari penjelasan Soekarno adalah memutus mata rantai sejarah, memutus alur pemikiran yang diawali oleh Soekarno, maka hasilnya adalah multitafsir yang berakibat kekacauan hidup bangsa kerena tidak mampu menangkap dan merasakan apa sesungguhnya menjadi idelogi akan mudah diserang dan dijajah oleh idelogi asing.

“Bukankah penjajahan yang efektif masa kini terhadap suatu bangsa melalui penjajahan budaya, penjajahan pola berpikir dan sikap mental. Penjajahan seperti ini biasa berlangsung karena lemahnya ideologi” ujar Esti Wijayati. (bani)

Humbanghas
Humbanghas
Topik :

Berita Terkait

Komentar

Komentar