Pancasila Wajib Masuk Kurikulum Pendidikan

pendidikan-pancasila

JAKARTA, (tubasmedia.com) – Pendidikan Pancasila didorong untuk tetap diwajibkan masuk ke dalam kurikulum pendidikan nasional.

“Kami mendorong agar pemerintah mewajibkan pendidikan Pancasila dimasukkan ke dalam kurikulum dari jenjang pendidikan dasar sampai perguruan tinggi. Langkah ini penting untuk menunjukkan pemahaman pengetahuan Pancasila dan menciptakan sikap yang Pancasilais bagi warganegara,” Ketua Umum Aliansi Nasionalis Indonesia (Anindo), Edwin Henawan Soekowati di Jakarta,belum lama in.

Menurut Edwin, Pancasila ini adalah bagian yang sangat penting bagi pendidikan karakter bangsa. Terlebih nilai-nilai hakiki Pancasila mulai terkikis. “Mulai dari ekonomi, sosial budaya dan politik yang kini dijalankan seluruhnya sudah menganut sistim liberalisme,” Edwin menekankan.

Di bidang ekonomi misalnya, lanjut Edwin, Indonesia makin tidak bisa melepaskan sistim Liberalisme ini. Contoh sistem ekonomi dilepas pada pasar, yang sektor-sektor kebutuhan vital masyarakat yaitu migas, minerba, pangan, air, dan kebutuhan lainnya. dikuasai oleh segelintir pengusaha yang mempraktekkan sistim kartel.

“Hal ini jelas bertentangan dengan ideologi Pancasila yang kita anut dan tujuan ekonomi bangsa Indonesia, yaitu memajukan kesejahteraan umum seperti juga amanat dalam pembukaan UUD 1945 alinea IV dan diimplementasikan pada pasal 33 batang tubuh UUD 1945,” terangnya.

Begitu pun di bidang politik, sebagian rakyat Indonesia kini sudah meninggalkan prinsip-prinsip musyawarah untuk mufakat. Sebagian elite politik kini lebih senang mengedepankan ego kelompoknya masing-masing. “Sudah tidak ada lagi keinginan bermusyawarah dalam menyelesaikan perbedaaan,” ujar Edwin. (ril/sabar)

Berita Terkait

Komentar

Komentar