Panitia Gowes Tour De Sibandang 1 Sajikan Nasi yang Sudah Basi

Sasma Halomoan Situmorang, Kadis Pariwisata Taput

TARUTUNG, (tubasmedia.com) –  Pelaksanaan Sport Tourism Gowes Tour de Sibandang berjalan cukup lancar dan Sukses,  meskipun pelaksanaan itu terdampak gempa Tapanuli Utara (Taput) hal itu terlihat dari sepinya pengunjung Minggu 2 Oktober 2022

Sekitar 130 an  peserta mengawali Gowes toursm de Sibandang dari Hutaginjang yang dilepas Kepala Dinas Pariwisata Pemkab Taput Sasma Hamonangan Situmorang S.STP,MSi  sekitar pukul 08 wib menuruni jalan raya Muara menuju kota wiaata Muara selanjutnya naik ferry KMP Muara putih menuju dan mengelilingi Pulo Sibandang dan   berakhir di Lapangan Desa Sibandang.

seluruh peserta berhasil menyelesaikan Tour de Sibandang walaupun tidak sekaligus sampai dan bertahap  urai Estomihi Sihombing Kabid Pengembangan Sumber daya Pariwisata Taput.

Kadis Pariwisata Taput Sasma Situmorang, dalam sambutannya menyampaikan maaf karena Bupati Tapanuli Utara Nikson Nababan tidak dapat berhadir pada event itu sebab bersama Forkopimda sedang pergi menyambangi korban bencana alam Taput “kami mohon maaf atas halangan sehingga Bupati tidak dapat hadir bersama kita hari ini  karena Taput masih berduka akibat gempa “jelasnya.

Dia berharap para peserta Gowes Tour de Sibandang 1,tahun depan  dapat terlaksana dengan jumlah peserta yang lebih besar.

Kami berharap para peserta dapat mempromosikan Wisata Pulo Sibandang dengan satu Sepeda dengan sejuta orang tambah Sasma.

Ditempat yang sama Sri Ulina Sembiring, salah seorang peserta dari 19 peserta dari Deliserdang dan Medan kepada tubasmedia.com mengaku  sangat puas dan senang menikmati alam Danau Toba terutama Pulo Sibandang dengan rute Tour de Sibandang Gowes “semuanya sangat Indah mulai dari Huta ginjang hingga Pulo Sibandang”jelasnya.

Sri Ulina bersama teman temannya  bergabung di SBC Polresta Deliserdang menyebutkan bahwa dirinya sangat senang Gowes wisata karena hobby. kami datang bersama teman adalah tim dari Bhayangkari Deli Serdang”teman teman Goweser memanggil saya Bunda”ujar Bunda ini senyum.

Tidak  Profesional

dibalik suksesnya acara sport torism Sibandang gowes 1 ini Panitia terkesan tidak profesional pasalnya,  panitia terkesan tidak siap.

Kabid Pengembangan sumberdaya wisata Taput Edtomihi Sihombing tidak mau memberi Informasi yang benar menyoal berapa dan dari mana peserta Gowes,  bahkan yang paling fatal nasi kotak yang dioersiapkan untuk makan siang pun BASI”ini sangat memalukan, masa untuk makanan peserta gowes basi ?”ujar salah seorang warga yang tidak bersedia disebutkan namanya.

Senada juga disampaikan warga lainnya yang nengaku heran, kenapa makanan harus dibawa dari Tarutung,  pada hal banyak warung maupun yang mampu mempersiapkan masakan Nasional, atau sekalian dipersiapkan Ibu ibu PKK dari tiga Desa di Pulo Sibandang.

Warga berharap agar pelaksanaan Sibandang Gowes 1 itu di audit “ga layak seperti itu menu makanan bagi Goweser,memalukan”kata salah seorang warga bermarga Aritonang.

Saat tubasmedia.com mau konfirmasi kepada  Kabidnya Estomihi,dia terkesan menjauh dan segera pergi menyeberang melalui KMP Muara putih mengelak.

Tidak hanya itu, Estomihi sempat mengatakan kepada tubasmedia.com agar pesertanya dituliskan dihadiri 500 peserta “buat saja 500 pesertanya”sebut Estomihi, pada hal hanya 130 an.

Memalukan dan terlalu serakah sebut beberapa orang yang tinggal di lapangan itu.

Pengamatan dilapangan, terlihat sampah berserakan ditinggal begitu saja.menjadi beban warga setempat untuk membersihkan (edison ompusunggu)

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published.