PDIP Sebut Gubsu Edy,Gagal Faham

MEDAN, (tubasmedia.com) –  Sikap Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi yang ingin menghapus even tahunan Festival Danau Toba (FDT) menuai kritikan dan penolakan dari masyarakat. Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Simalungun, Maraden Sinaga salah satu yang mengkritik tajam pernyataan Edy.

Kader PDIP itu mengatakan pernyataan Edy yang ingin meniadakan FDT semakin menunjukkan jika kinerjanya tidak memuaskan masyarakat.

“Yang kita pikirkan adalah bagaimana membangkitkan FDT kembali berkibar dan terlaksana di ‘Kota Wisata Danau Toba Parapat’, Kabupaten Simalungun, Sumut ini. Bukan malah meniadakan,” sindirnya.

Jika memang tidak mampu dan tidak sanggup untuk melaksanakan acara, tegas Maraden, berikan anggaran Rp 1,4 miliar kepada pihak yang bersedia melaksanakan acara dengan meriah.

“Pak Gubernur Sumut yang terhormat, kalau bapak gak mampu membuat FDT itu ramai dan meriah dengan dana Rp1.4 miliar, kasih (berikan) ke kami saja pak. Dan jika nantinya acara FDT itu tidak ramai maka uangnya kami pulangkan utuh Pak Gubernur,” kata Maraden.

Maraden Juga mengkritisi pernyataan Edy yang menyampaikan FDT tidak bermanfaat. Kata dia, gubernur gagal paham dalam hal itu, dan sebaiknya harus tahu bahwa manfaat FDT adalah sebagai salah satu faktor pendukung untuk meningkatkan ekonomi kerakyatan dan ekonomi kreatif masyarakat lokal.(sabar)

Berita Terkait

Komentar

Komentar