Pelabuhan Muara Jorok

 

TARUTUNG, (tubasmedia.com) – Bangunan Pelabuhan  Muara, Kabupaten Tapanuli Utara yang terlihat megah, ternyata jorok, sampah  berserakan dimana-mana, kamar mandi dan toilet mengeluarkan bau

busuk tak sedap dan juga lampu-lampu bangunan banyak yang sudah pecah berserakan di lantai.

Pelabuhan yang dibangun Kementerian Perhubungan dengan menelan biaya puluhan milyar rupiah itu terkesan ditelantarkan, membuat pengunjung kesal karena tidak nyaman saat ingin menikmati keindahan Pantai Muara dan Pulau Sibandang.

Pelabuhan yang masih dalam pengerjaan tahap III ini merupakan pelabuhan Kapal Ferry yang menghubungkan Tapanuli Utara dengan kabupaten lain di kawasan  DanauToba.

Camat Muara, Mitsu Gultom SH saat dimingtai komentarnya Kamis 13/1 di ruang kerjanya mengatakan fihaknya tidak punya kewenangan soal tehnis. Pasalnya pengelolaan pelabuhan sampai sekarang masih urusan Kementerian Perhubungan.

“Kami tidak memiliki kewenangan apalagi menyangkut keamanan dan kebersihannya. Setahu kami pengelolaannya masih Kementerian Perhubungan,” kata dia saat ditanyai tentang perawatan bangunan itu.

Hal senada juga melalui pesan WA dikatakan Kepala UPT Perhubungan Muara, Tresia Nainggolan kepada tubasmedia.com bahwa terkait Pelabuhan Muara, belum ada serah terima dari kementrian ke daerah. Jadi kewenangan untuk itu menjadi tanggungjawab kementerian dalam hal ini Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD)

“Saya sudah konfirmasi kepada Korsatpel Sipinggan yang berada di Kecamatan Muara bahwa dalam waktu dekat ini akan dilakukan penganggaran utk keamanan dan kebersihan,” ujar Tresia. (edison ompusunggu)

Berita Terkait

Komentar

Komentar