Pelaksanaan Kurikulum 2013 Dihentikan

081214-NASIONAL-6

JAKARTA, (tubasmedia.com) – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Anies Rasyid Baswedan menghentikan pelaksanaan kurikulum 2013 di seluruh Indonesia. Namun, kurikulum tersebut diperbaiki dan dikembangkan melalui sekolah-sekolah yang sejak Juli 2013 telah menerapkannya.

Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah menanggapi keputusan tersebut mengusulkan Presiden Joko Widodo bersama Mendikbud melaporkan hal itu kepada mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan mantan Mendikbud M Nuh.

“Jangan sampai kebijakan yang dibikin kabinet SBY jadi dimentahkan, seperti kurikulum 2013 yang sudah dibahas DPR periode lalu,” kata Fahri di Gedung DPR Jakarta, Senin (8/12/2014).

Menurut Fahri, Anies harus mempersiapkan kebijakan tersebut dengan matang dengan melibatkan seluruh stakeholder. “Kita tahu Jokowi dan menterinya itu punya asumsi yang luas. Apa yang dilaksanakan SBY selama 10 tahun cukup matang dipikirkan. Tolong semuanya jangan dimentahkan, obrolkan baik-baik” katanya
.
Fahri minta Anies menghargai kinerja Mendikbud dan Diknas yang lama. Setiap perubahan yang terjadi sebaiknya dikonsultasikan terlebih dahulu. “Yang saya lihat ada perbedaan pandangan dari Anis dan Nuh. Saya dengar tadi pejabat eselon kurikulum 2013 masih bela kurikulum itu. Perspektif Anis lebih prosedur evaluasi implementasi. Tapi tidak boleh rusak konten yang sudah dibuat matang-matang,” ujarnya. (nisa)

Berita Terkait

Komentar

Komentar