Pelaku Industri TPT Agar Manfaatkan Peluang Pasar di AS

JAKARTA, (tubasmedia.com) РSekjen Kementerian Perindustrian,  Achmad Sigit mengimbau agar industri tekstil dan produk tekstil (TPT) nasional dapat memanfaatkan peluang pasar ekspor TPT di Amerikat Serikat (AS) dengan meningkatkan kapasitas produksi produk garmen.

“Industri TPT nasional harus dapat mengoptimalkan pemanfaatan pasar yang ditinggalkan China setelah adanya perang dagang AS-China yang hingga kini belum ada tanda-tanda mereda,” ujar Sekjen Kementerian Perindustrian, Achmad Sigit di Jakarta kemarin.

Menurut Achmad Sigit, daya saing industri TPT cukup kuat untuk menggantikan pasar yang ditinggalkan China di AS.

Dikatakan, pasar yang ditinggalkan China akibat perang dagang tersebut sangat besar. Pasalnya, pangsa pasar produk TPT China di pasar AS mencapai sekitar 40 persen, sementara Indonesia hanya kurang lebih 6 persen.

“Daya saing ekspor kita cukup kuat untuk menggantikan pasar yang ditinggalkan China. Kalau bisa ekspor Indonesia ke AS meningkat menjadi 10 sampai 15 persen pangsa pasarnya,”ujar Achmad Sigit.

Pada bagian lain, Sigit mengatakan, Kementerian Perindustrian mendorong pendidikan vokasi untuk menyiapkan tenaga kerja yang kompeten dan dapat memenuhi kebutuhan industri TPT.

“Saat ini kami masih sering mendengar keluhan pengusaha industri TPT di Jawa Tengah bahwa mereka masih kesulitan mencari tenaga kerja SMK yang siap kerja,”tambah Achmad Sigit. (sabar)

Berita Terkait

Komentar

Komentar