Peluang bagi Produk Komponen Otomotif yang Dibuat IKM Terbuka Lebar

NAGOYA, (tubasmedia.com) – Mengawali lawatan ke Jepang, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita melakukan pertemuan dengan delegasi bisnis industri kecil dan menengah (IKM) komponen otomotif dan Toyota Indonesia Diaspora Group di Nagoya (26/6).

Menperin menyampaikan, agenda ini bertujuan untuk ‘belanja masalah’ yang dihadapi oleh IKM komponen otomotif, khususnya Perkumpulan Industri Kecil dan Menengah Komponen Otomotif (PIKKO) dalam upaya menjalin kerjasama dengan industri otomotif Jepang.

“Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus mendukung IKM komponen otomotif agar berdaya saing dan mampu menjadi bagian dari supply chain industri otomotif, baik di dalam negeri maupun di luar negeri, seperti Jepang,” ujar Menperin.

Ia meyakini para pelaku IKM komponen otomotif mampu menjadi bagian dari supply chain industri otomotif. Peluang bagi produk komponen otomotif yang dibuat oleh IKM sangat besar dan terbuka lebar.

‘’Sehingga diharapkan, IKM di sektor ini dapat menunjukkan kapasitas dan kemampuan produksi sesuai kebutuhan industri otomotif Jepang,” jelasnya.

Menurut Menperin, IKM komponen otomotif harus proaktif menjalin hubungan yang baik dengan para pengusaha Jepang sekaligus membuktikan diri sebagai supplier suku cadang otomotif yang paling kapabel dan andal di Asia.

Untuk dapat meningkatkan daya saingnya, Pemerintah dan para pelaku IKM harus dapat menyelesaikan tantangan dan hambatan yang masih dihadapi. Setidaknya terdapat empat masalah utama yang menghambat perkembangan IKM otomotif Indonesia, terutama dalam upaya menjadi bagian dari supply chain yang lebih luas. (sabar)

 

 

Berita Terkait