Pembangunan di Pesibar Belum Terencana dengan Baik

KRUI, (tubasmedia.com) – Juru bicara Badan Anggaran (Banang) DPRD Pesibar, Sri Suyanti mengatakan pihaknya telah menerima pertanggungjawaban pelaksanaan  APBD Kabupaten Pesibar 2016 dengan berbagai catatan.

Berbagai catatan itu diantaranya, perencanaan pembangunan di Pesibar tahun anggaran 2016  belum  terencana dengan baik. Diharapkan ke depan  menjadi perhatian lebih baik lagi.

Pemindahtanganan aset  diharapkan  memperhatikan prosedur dan koordinasi agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.

Silpa 2016 diharapkan ditata dan segera dimanfaatkan  di APBD  perubahan 2017, aset  Pesibar yang ada di atar Lebuay agar kiranya dapat dianggarkan.

Dalam menangani penganggaran,  baik APBD Perubahan 2017 dan APBD murni 2018 diharapkan  tidak ada lagi anggaran  yang bersipat gelondongan.

Dalam hal pembagian sembako dalam rangka hari raya Idul Fitri ke depanya tidak  ada lagi persolan di masyarakat  yang bersifat harus menebus paket sembako tersebut.

Terakhir secara keseluruhan pelaksanaan APBD 2016 berdasarkan hasil  dari audit BPK dengan status wajar dengan pengecualian  untuk menjadi perhatian bersama agar hal ini bisa ditingkatkan lagi sehingga Kabupaten Pesibar mendapat predikat wajar tanpa pengecualian.

Dengan diterimanya penggunaan anggaran 2016 tersebut  Bupati menyambut baik. ”Kalian digaji oleh negara untuk itu tim ahli  harus hadir di setiap acara paripurna DPRD  jangan makan gaji buta,’’ pinta Agus Istiqlal, Bupati Pesibar.(agustiawan)

 

 

 

 

Berita Terkait

Komentar

Komentar