Pemerintah Didesak Fasilitasi Korban Sinabung

pengungsi-sinabung

JAKARTA, (tubasmedia.com) – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat, Fahri Hamzah mendesak pemerintah untuk memfasilitasi masyarakat korban erupsi Gunung Sinabung agar kehidupan yang dijalani sebelum terjadinya bencana, dapat kembali pada mereka. Relokasi pengungsi menurut Fahri seharusnya disertai sarana mencari nafkah sebagaimana mereka miliki sebelumnya, baik bertani, beternak dan lain sebagainya.

“Para korban erupsi sinabung harus difasilitasi agar kehidupan mereka bisa berjalan kembali seperti sebelum terjadinya erupsi yang karena faktor alam belum bisa dipastikan kapan akan berakhir. Dikembalikannya kehidupan masyarakat sebagaimana sebelum terjadinya bencana adalah amanat UU 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana,” kata Fahri dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (17/5/215).

Tim anggota DPR RI yang dipimpin Fahri dalam sebulan terakhir telah tiga kali mengunjungi Medan dan Sinabung untuk mengunjungi pengungsi dan berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat. Kunjungan DPR RI bersama perwakilan dari KBK-ITB (Keluarga Besar Karo alumni Institut Teknologi Bandung) mendorong agar Pemerintah Pusat menuntaskan persoalan pengungsi Sinabung.

Sementara itu sumbangan para anggota dewan yang total berjumlah Rp 607.000.000 mulai dierealisasikan membantu para korban Sinabung. Menurut Fahri pada 16 Mei 2015 lalu dilaksanakan penyerahan bantuan kepada pengungsi Sinabung di Kecamatan Payung. Penyerahan bantuan ini atas permintaan masyarakat setempat yang membutuhkan air bersih. Kebutuhan akan air bersih dirasakan mendesak, baik untuk keperluan musholla dan keperluan sehari-hari masyarakat pengungsi Desa Gurukenayan.

“Bantuan sebesar Rp 74.300.000 tersebut akan dimanfaatkan untuk pengadaan sumur bor air bersih. Bantuan tersebut merupakan sebagian dari keseluruhan dana bantuan sekitar Rp. 607.000.000 yang dikumpulkan seluruh anggota DPR RI dengan mekanisme pemotongan gaji. Penyerahan bantuan dilakukan tenaga ahli saya, Guntur Prisanto,mewakili wakil ketua DPR,” jelasnya.

Bupati Karo Terkelin Brahmana SH mengapresiasi atas dukungan DPR RI. Tokoh masyarakat setempat, Susanto Ginting, juga memberikan apresiasi atas cepatnya respon DPR RI atas permintaan yang diajukan. Direncanakan pengadaan sumur bor air ini akan diselesaikan dalam waktu 2 minggu. (nisa)

Berita Terkait

Komentar

Komentar