Pemkab Bogor Tolak Kerja Sama dengan BIG

Badan Informasi Geospasial (BIG)

Badan Informasi Geospasial (BIG)

BOGOR, (tubasmedia.com) – Masalah pemetaan wilayah Kota dan Kabupaten Bogor saat ini makin tidak jelas juntrungannya. Ternyata Pemerintah Kabupaten(Pemkab) Bogor tidak berminat bekerja sama dengan Badan Informasi Geospasial (BIG) untuk membuat peta wilayah Bumi Tegar Beriman.

Hal itu dikatakan langsung oleh Wakil Bupati Kabupaten Bogor Nurhayanti saat ditanya mengenai klaim pemetaan perbatasan wilayah Kota dan Kabupaten. Mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor ini mengaku, untuk saat ini pihaknya masih belum berminat untuk bekerja sama dengan BIG selaku institusi resmi dalam pembuatan peta.

“Untuk sementara ini belum ada niat kerja sama dengan mereka dalam pemetaan, sebab ini hanya masalah penataan kembali batas wilayah Kota dan Kabupaten saja. Meskipun tidak menutup kemungkinan juga ke depannya Kabupaten Bogor akan melakukan kerja sama dengan BIG untuk pemetaan. Selama kerja sama itu membuat kami lebih efisien dan mempermudah, mungkin nanti kami akan kerja sama,” katanya.

Sementara itu, Suranto dari BIG Nasional menjelaskan, memang benar Kabupaten dan Kota Bogor sendiri tidak pernah bekerja sama dengan BIG untuk menerbitkan peta wilayah. Bukan hanya Bogor saja, Jabodetabek juga tidak pernah bekerja sama dengan BIG dalam masalah pemetaan.

Ia juga mengaku, memang bukan harga yang murah untuk membuat peta dan bekerja sama dengan BIG. Sebab, skala BIG sendiri mencakup nasional. Peta itu harus direvisi setiap tiga bulan, sebab yang namanya tanah itu pasti bergeser jika ada gesekan atau gempa.

“Jika mau ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) urusannya, itu juga harus dengan kami dulu prosesnya. Kalau tidak ada referensi dari kami, ya tidak bisa. Mungkin pemerintahnya tidak menganggarkan untuk peta wilayah,” kata Suranto.

Dijelaskan, di wilayah Jabodetabek belum pernah ada kasus saling klaim batas wilayah, dan baru saat ini saja terjadi di Bogor. Biasanya kasus saling klaim itu terjadi di wilayah timur. “Kalau Kota dan Kabupaten Bogor sendiri belum ada yang bekerja sama dengan kami, ya susah juga membantu soal pemetaannya. Kalau mau beres ya ke sini saja yang bersangkutan, kami sebagai mediatornya nanti,” ujarnya.

“Saat ini Kabupaten Bogor luar biasa perkembangannya, ditambah akan dibuat daerah otonomi baru (DOB) di Kabupaten Bogor Barat (KBB). Masalah perbatasannya saja belum beres, bagaimana mau membuat pemetaan kabupaten yang baru,” katanya. (syamsul)

Berita Terkait

Komentar

Komentar