Pemkot Cimahi Dirikan Bank Sampah Samici

111014-nas2

CIMAHI, (tubasmedia.com) – Warga Kota Cimahi, Jawa Barat kini dapat mengumpulkan sampah anorganik dan menjualnya ke Bank Sampah Induk Cimahi (Samici) dengan harga antara Rp 300 hingga Rp 11.000 per kilogram. Bank Samici didirikan oleh Pemkot Cimahi untuk menampung dan membeli sampah anorganik yang sudah dipilah.

“Bank sampah ini memberikan motivasi masyarakat ternyata sampah memiliki nilai ekonomis. Oleh karena itu, jangan sampai membuang sampah sembarangan,” pinta Atty Suharti seusai meresmikan Bank Samici.

Menurut Atty Suharti, Pemkot sempat memberikan bantuan alat takakura (salah satu metode pengomposan) untuk mengolah sampah organik dan sampah anorganiknya dikumpulkan. Tapi masyarakat bingung mau dijual ke mana sampah anorganik yang sudah dikumpulkan. Bank Samici sebagai jawabannya.

Selama ini memang telah tersedia bank sampah di sejumlah tempat di lingkungan masyarakat dan Bank Samici menjadi penampung. “Kita menerima sampah dari masyarakat. Bahkan ada warga yang sudah menabung sampah di sini dan minta uangnya untuk bayar listrik,” ujarnya.

Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Cimahi, Budi Raharja menjelaskan bank sampah merupakan tempat yang digunakan untuk mengumpulkan sampah yang sudah dipilah-pilah dan hasil akan dibeli oleh pengepul barang rongsokan. “Bank sampah dikelola menggunakan sistem seperti perbankan,” jelasnya.

Penyetor sampah secara perorangan atau pun kelompok akan mendapat buku tabungan seperti menabung di bank. Mereka menyerahkan sampah kemudian mendapat imbalan berupa uang yang dicatat dalam buku tabungan. Sewaktu-waktu tabungan bisa diambil. (binus)

Berita Terkait

Komentar

Komentar