Pemudik Lewat Kereta Api Diperkirakan Naik 9%

post-14-1225733229

JAKARTA, (tubasmedia.com) – Jumlah pemudik yang menggunakan bus, tahun ini, diperkirakan tidak bertambah atau mungkin berkurang 5 persen. Sebaliknya, pemudik yang menggunakan kereta api diperkirakan naik 8% – 9%, angkutan laut naik sekitar 3%, dan angkutan udara sekitar 2%.

Jadi secara nasional pengguna angkutan transportasi umum akan naik sekitar 2%, atau diestimasikan sekitar 20 juta pemudik yang menggunakan angkutan umum. Demikian dikatakan Menteri Perhubungan Ignasius Jonan kepada wartawan seusai Sidang Kabinet Paripurna, di kantor Kepresidenan, Jakarta, Senin (6/7/2015) siang.

Ia menjelaskan, pemerintah sudah membuka Posko Nasional untuk memantau arus mudik dan balik Lebaran, sejak H-15 Idul Fitri dan akan beroperasi hingga H+9 Idul Fitri.

Dikemukakan, untuk Operasi Lebaran, tahun ini, Posko Nasional berkonsentrasi di 13 provinsi, 44 terminal bus, 8 lintasan penyeberangan utama, 52 pelabuhan laut, 35 bandara, dan kereta api di Jawa-Sumatera.

Laman Setkab menyebutkan, menurut Menhub, yang membedakan pada Lebaran tahun ini, ada Tol Merak-Jakarta-Brebes yang sudah terhubung sepanjang 397 kilometer. Di samping itu, pada penyeberangan Merak – Bakauheni ada tambahan 3 kapal penyeberangan besar, yang masing-masing bisa mengangkut kurang lebih 200 kendaraan dan 800 penumpang.

Menurut Menhub, soal sarana untuk moda jalan raya atau bus naik kira-kira 5% menjadi 44.871, kapal penyeberangan naik dari 174 kapal tahun lalu menjadi 187 tahun ini.

“Untuk laut, hanya naik 5 kapal dari 1.259 menjadi 1.264 termasuk 2 kapal dari TNI AL yang disiagakan apabila memang kebutuhan meningkat,” katanya.

Utuk pesawat udara, menurut Menhub, tahun lalu yang dioperaikan 430 pesawat udara, tahun ini 450. Sedang jumlah rangkaian kereta api tahun lalu 325 dan tahun ini 370 atau naik sekitar 10%. (ril/ender)

Berita Terkait

Komentar

Komentar