Pendapatan Petani Meningkat 14% dengan PISAgro

index
JAKARTA, (tubasmedia.com) – Direktur Jenderal Tanaman Pangan Hasil Sembiring di Jakarta pada Minggu (19/4/2015) menyatakan adanya kenaikan pendapatan petani hingga 14 persen pada musim panen ini di Desa Jambe, Kecamatan Dlanggu, Mojokerto, Jawa Timur, sehubungan diadakannya pilot project Kemitraan Jagung Berkelanjutan di bawah Partnership for Indonesia’s Sustainable Agriculture (PISAgro).

Hasil Sembiring mengungkapan bahwa pemerintah akan menambahkan 1 juta hektare (ha) untuk tanaman jagung.
Adapun empat pihak yang terlibat dalam Kemitraan PIASgro yang sudah terlaksana sejak bulan Juni 2014 ini antara lain Pemerintah Provinsi Jawa Timur, PT Monsanto Indonesia, Bank Rakyat Indonesia (BRI) dan PT Cargill Indonesia.

Empat pihak ini telah membentuk lingkaran yang sangat baik dengan masing-masing fungsinya yaitu PT Monsanto sebagai penghasil benih, yang nanti ditanami petani dibantu dengan teknologi. Lalu, PT BRI sebagai penyedia dana kredit dan terakhir PT Cargill untuk menyerap produksinya (komersialisasi).

Menanggapi hal itu, Juan Farinati, CEO PT Monsanto Indonesia Asia Pasifik menyarankan agar petani Indonesia diperkenalkan pada sistem pertanian modern. Yaitu dengan teknologi, edukasi, finansial,dan infrastruktur.

“Dua hal penting untuk dapat meningkatkan pertumbuhan produksi jagung dan petani yaitu kualitas dan pengetahuan.” ujar Juan. Diharapkan, dengan langkah itu bisa menjaring petani sebanyak-banyaknya.(welda)

Berita Terkait

Komentar

Komentar