Penghuni LAPAS Tasikmalaya Over Kapasitas

lapas

TASIKMALAYA, (tubasmedia.com) – Anggota Komisi 3 DPR RI, Ahmad Zacky S, dalam kunjungan kerjanya ke Lapas Tasikmalaya mengatakan, 80 % lapas di Indonesia “over load”, termasuk kondisi Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Tasikmalaya sudah memprihatinkan.

“Lapas Tasikmalaya merupakan paling kecil se Jawa Barat. Dari tempat inilah, tempat minimalis, tapi kami akan berupaya maksimalis untuk mewujudakan apa yang menjadi harapan petugas lapas maupun warga binaan,” katanya.

Pihaknya, akan berupaya mengusulkan aspirasi yang dikemukakan para petugas Lapas Kelas II B Tasikmalaya, kata Zacky usai mengadakan kunjungan ke Lapas Tasikmalaya, pada tubasmedia.com Senin (4/5/15).

Tempat yang sempit ini, akan menjadikan pihaknya bertekad mengajukan usulan ke DPR RI untuk dimusyawarahkan. “Denah lokasi lapas yang sempit membuat petugas kesulitan untuk melakukan pengembangan pembinaan terhadap warga binaan,” katanya.

Kapasitas Lapas Kelas II B Tasikmalaya, sangat memprihatinkan. Untuk itu, pihaknya tetap berusaha untuk melakukan pembinaan terhadap warga binaan semaksimal mungkin,

Saat ini penghuni lapas mencapai 400 orang, sementara kapasitas lapas 150 orang. Diakui Julianto, over kapasitas. “Over kapasitas warga binaan di Lapas Kelas II B Tasikmalaya, dikarenakan napi Kota dan Kabupaten Tasikmalaya masih di tahan dilapas,” kata Ahmad.

Sementara, Kepala Lapas Kelas II B Tasikmalaya, Julianto Budi Prasetyono, mengakui Lapas Tasikmalaya tidak memenuhi standar. “Tapi bukan berarti menyerah, kita tetap bekerja maksimal, aman dan terkendali dengan melakukan pendekatan kepada warga binaan,” katanya. (hakri miko)

Berita Terkait

Komentar

Komentar