Peranan Litbang Diharapkan Didukung Porsi Anggaran yang Proporsional

SNI PELUMAS- Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Industri Kemenperin Ngakan Timur Antara didampingi oleh Kepala Balai Besar Bahan Dan Barang Teknik Kemenperin Budi Susanto menyerahkan SPPT SNI Pelumas kepada Head of Technical Specialist PT Pertamina Rudi Rahmanda dalam rangkaian acara Bandung Riset Expo 2019, Jawa Barat, 8 Agustus 2019.-tubasmedia.com/sabar hutasoit

 

BANDUNG, (tubasmedia.com) – Peningkatan peran Badan Penelitian dan Pengembangan Industri (BPPI) Kementerian Perindustrian sebagai problem solver diwujudkan dengan penguatan kerjasama teknis, tidak hanya dengan pelaku usaha namun juga dengan pemerintah.

Hal itu dikatakan Kepala BPPI, Ngakan Tmur Antara pada acara Bandung Riset Expo 2019 (BanDrex 2019) di Bandung, Jawa Barat, kemarin.

Kemenperin juga lanjut Ngakan, terus meningkatkan peran inovasi agar industri nasional dapat terus maju dan berdaya saing global. Dalam Making Indonesia 4.0 yang merupakan peta jalan implementasi industri  disebutkan bahwa inovasi memainkan peranan yang sangat penting. Bahkan salah satu aspirasi yang ingin dicapai melalui Industri 4.0 adalah meningkatnya peranan penelitian dan pengembangan (litbang) yang diharapkan didukung dengan porsi anggaran litbang yang proporsional, yaitu minimal 2% dari total anggaran nasional.

‘’Guna memacu produktivitas dan inovasi di sektor industri tersebut, pemerintah berkomitmen untuk memberikan kemudahan bagi pelaku usaha dalam berinvestasi di Indonesia,’’ katanya.

Komitmen itu salah satunya terwujud melalui penerbitan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 45 Tahun 2019 tentang Penghitungan Penghasilan Kena Pajak dan Pelunasan Pajak Penghasilan dalam Tahun Berjalan.

Selain itu, untuk meningkatkan investasi dan penguasaan teknologi demi mendukung transformasi menuju Industri 4.0 dan untuk menunjukkan kemampuan Indonesia di mata dunia dalam bertransformasi menuju industri 4.0, pada tahun 2020 Indonesia menerima kepercayaan menjadi official Partner Country pada Hannover Messe.

Hannover Messe merupakan pameran internasional tahunan terbesar di sektor teknologi industri yang berfokus pada isu terkait dengan industrial automation and IT (Industry 4.0), energy and environmental technologies, energy efficiency, research and technology transfer, robotics, cobots atau co-robots dan isu terkini lainnya.

Hannover Messe memiliki eksposur internasional yang besar melalui kehadiran lebih dari 6.500 peserta yang mewakili 73 negara, 225.000 pengunjung internasional dari 91 negara.

SNI Pelumas

Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, juga diserahkan SPPT SNI Sertifikat Produk Penggunaan Tanda SNI. Pelumas kepada PT Pertamina Lubricants.

Penyerahan sertifikat tersebut merupakan bentuk pelaksanaan Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 25 Tahun 2018 tentang Pemberlakuan Standar Nasional Indonesia (SNI) Pelumas secara wajib.

Melalui pemberlakuan wajib SNI Pelumas, diharapkan pelumas yang beredar dapat memenuhi standar mutu yang ditetapkan sekaligus merupakan bentuk perlindungan kepada konsumen. (sabar)

Berita Terkait

Komentar

Komentar