Perbaikan Infrastruktur Jalan Nasional Pantura Fungsional

Kepala Satker Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah I Provinsi Jawa Barat, Ir. T. Yuliansyah, MT

Kepala Satker Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah I Provinsi Jawa Barat, Ir. T. Yuliansyah, MT

BANDUNG, (tubasmedia.com) – Dengan strategi yang tepat dan mantap, sebagian besar jalan, khususnya Pantura sudah fungsional dan perbaikan infrastruktur hingga sekarang masih dilanjutkan sesuai kontrak yang sudah disepakati. Perbaikan jalan diharapkan dapat berfungsi dengan baik, namun ada beberapa ruas jalan yang harus diperbaiki karena sudah rusak parah dan berlubang.

“Tahun ini kita serius untuk perbaikan jalan, dan hari Lebaran kemarin ruas jalan Pantura sudah fungsional dan layak dilalui kendaraan. Saat ini kita fokus melanjutkan pekerjaan yang skala prioritas dulu, kita akan pilih lokasi-lokasi yang memang membutuhkan perbaikan atau yang urgen kita kerjakan. Ada pun pengerjaannya meliputi overlay dengan hot mix, pelebaran jalan dan betonisasi serta perbaikan dranaise,” demikian dikemukakan Kepala Satker Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah I Provinsi Jawa Barat, Ir. T. Yuliansyah, MT, belum lama ini.

Dikatakan, tahun anggaran 2014 ini pihaknya memprioritaskan penanganan perbaikan jalan. “Kita harapkan tahun ini selain untuk memperbaiki bahu jalan ataupun jembatan, saat ini kita fokus overlay untuk menutup semua lubang-lubang pada ruas wilayah Pantura. Namun, ruas Pantura yang volume kendaraan sangat ramai dan riskan akan kemacetan hingga perlu kewaspadaan, kita selalu berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan aparat setempat yang berkaitan dengan perbaikan jalan, agar lalu lintas lancar dan jalan dapat berfungsi secara baik,” ujarnya.

“Tahun ini setelah Kementerian PU sudah mengeluarkan keputusan kepada yang berhak untuk monitoring dan evaluasi serta yang akan bertanggung jawab kepada fisik di lapangan, Insyaallah semua jalan yang berlubang di wilayah PJN I Jawa Barat ini akan diperbaiki sesuai dengan anggaran yang ada,” jelasnya lagi.

Karena setiap penanganan jalan pada wilayah masing-masing akan mendapat SK dari Kementerian PU Pusat kepada kepala Satuan Kerja (Satker) dan 4 Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) harus memiliki surat keputusan dari Kementerian PU yang berwenang memberikan surat keputusan (SK) dan pemegang surat keputusan ini berhak untuk monitoring jalan yang berlaku untuk 3 tahun, kalau tidak ada perubahan. Sehingga, proses kegiatan bisa dilakukan oleh Satker dan PPK.

Ada pun ruas jalan yang dikerjakan tahun ini, meliputi PJN wilayah I Jawa Barat, yakni Karawang – Cikampek, – Pamanukan – Sewo – Lohbener-Katrol, dan Lohbener – Jatbarang – Palimanan dan Indramayu – Cirebon – Losari. Di wilayah ini curah hujan tidak menentu, sehingga ada banyak jalan yang berlubang, dan masih ada jalan rusak di luar paket tahun ini, namun sudah di overlay. (damanik)

Berita Terkait