Perekat

Oleh: Edi Siswojo

ilustrasi

ilustrasi

PEREKAT itu penting. Apalagi bagi keberagaman dalam masyarakat, perekat berfungsi penting untuk menyatukan berbagai perbedaan yang ada. Tanpa adanya perekat kebersamaan, bisa dipastiksan akan terjadi perpecahan dan penojalan. Dalam masa transisi demokrasi sekarang ini, masyarakat Indonesia yang multi kulur membutuhkan perekat kebersamaaan yang pas.

Keberagaman dalam masyarakat Indonesia merupakan sesuatu yang sudah given, kenyataan yang tidak bisa ditolak lagi. Keberagaman tersebut membutuhkan perekat kebersamaan yang tidak terlalu lengket (ketat) dan juga tidak rerlalu cair (longgar). Tanpa ada perekat yang pas pastilah keberagaman dalam masyarakat Indonesia akan tercerai berai. Berantakan!

Dalam masa transisi demokrasi yang berjalan selama ini, masyarakat Indonesia menghadapi persoalan eksistensi keberagaman yang terancam oleh berbagai penonjolan identias kelompok. Persoalan itu menjadi semakin “gawat” ketika arus pesismis masyarakat terhadap kondisi perpolitikan yang pragmatis, serba uang yang berjalan ditengah terabaikannya kebutuhan pokok rakyat.

Maka, cita-cita demokrasi–demokratisasi–bisa menjadi perekat kebersamaan yang pas dalam menjaga eksistensi keberagaman dalam masyarakat menuju masa depan negara Indonesia. Cita-cita demokrasi merupakan modal sosial dalam masyarakat Indonesia yang multi kultur. Tentu, menyelamatkan masa transisi demokrasi tidak cukup hanya dengan mengembangkan modal sosial saja. Pembangunan masa depan negara Indonesia juga membutuhkan pengembangan modal politik dan modal budaya.

Masa depan negara Indonesia membutuhkan kehidupan politik yang lebih demokratis, membutuhkan kehidupan beragama yang lebih toleran dan sejuk, membutuhkan hubungan antar etnis yang rukun, membutuhkan eksisensi budaya yang multi kultur, membutuhkan perlindungan dan penghargaan hak azasi manusia. Masyarakat Indonesia memiliki potensi yang dibutuhkan unuk itu dan punya kesempaan untuk mengembangkannya.

Potensi dan kesempatan tersebut selama ini belum dikembangkan secara optimal karena masih rendahnya tingkat kesadaran bersama dalam masyarakat. Itulah persoalan dan tantangan yang harus kita sadari dan dijawab bersama-sama. Masa depan Indonesia ditentukan oleh keberhasilan kita menjaga eksisensi keberagaman dalam masyarakat dengan terus mengembangkan kehidupan politik, ekonomi dan budaya yang demokratis! ***

Topik :

Berita Terkait

Komentar

Komentar