Peringatan Hari Olah Raga Nasional ke-29 Kota Bandung

Laporan: Redaksi

Ilustrasi

Ilustrasi

BANDUNG, (TubasMedia.Com) – Olah raga teratur memungkinkan seseorang tetap hidup sehat dan prima, jauh dari sumber penyakit. Bahkan, kesehatan yang prima akan menumbuhkan sifat yang positif yang ujungnya mendorong produktivitas kerja dan peningkatan kesejahteraan.

Wali Kota Bandung, Dada Rosada dalam amanat tertulisnya, “SDM yang bugar, sehat dan berkualitas”, diyakini mampu mendorong tumbuhnya masyarakat yang maju, “Olah raga bukan sekedar memelihara kebugaran fisik, tapi juga menanamkan sifat-sifat kedisiplinan, kejujuran dan sportivitas. Tingkatkan terus budaya olah raga, baik untuk sekedar rekreasi maupun untuk meraih prestasi,” kata Sekretaris Daerah Kota Bandung, Edi Siswadi, yang membacakan sambutan Wali Kota saat membuka Hari Olah raga Nasional (Haornas) Ke-29 tahun 2012 tingkat Kota Bandung, di Plaza Balaikota Pemkot Bandung Jalan Wastukancana No.2, akhir pekan lalu.

Prestasi olah raga dari Kota Bandung dari waktu ke waktu, demikan Dada, cukup membanggakan. Kesadaran olah raganya menunjukkan kecenderungan yang terus meningkat, sehingga Kota Bandung dikenal sebagai daerah penyumbang terbesar atlet berprestasi untuk Jawa Barat, nasional, bahkan internasional. Di sebelas kali pekan olah raga daerah (Porda) pun selalu meraih juara umum dan hanya sekali menjadi juara kedua.

Hal senada diungkapkan Kepala Dinas Pemuda dan Olah Raga (Dispora) Kota Bandung, Ebet Hidayat, bahwa Kota Bandung meraih banyak prestasi, di antaranya masuk dalam 10 besar dalam festival olahraga Tradisional Jawa Barat, Juara Umum Porda Jabar tahun 2012 dengan mendapat 57 mendali emas, 18 perak, dan 25 perunggu. Juga berkontribusi Kontingen Jabar pada PON ke-18 dengan meraih 37 emas. “Prestasi lainnya juga diraih SMP 48 dan SMAN 25 sebagai juara pertama di Liga Pendidikan Indonesia tingkat Jawa Barat pada bulan Agustus 2012,” ungkap Ebet.

Peringatan Haornas tahun ini dibuka dengan berangkatnya kontingen dari seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), lengkap dengan kontingen dari 30 kecamatan menuju Plaza Balaikota Bandung, kemudian dilanjutkan apel pagi, senam aerobik massal dan gerak jalan. (binus)

Topik :

Berita Terkait

Komentar

Komentar