Permasalahan Industri Agro Sedang Didata

JAKARTA, (tubasmedia.com) – Dirjen Industri Agro, Kementerian Perindustrian, Abdul Rochim mendata secara menyeluruh permasalahan yang ada di sektor industri agro yang dipimpinnya. Pendataan permasalahan ini dianggap sangat penting untuk bisa menentukan langkah pembenahan ke depan.

Hal itu dikatakan Abdul Rochim saat berbincang dengan tubasmedia.com di ruang kerjanya kemarin dan untuk pendataan permasalahan dimaksud, pihaknya telah melakukan pertemuan dengan seluruh asosiasi yang berada di lingkup industri agro.

‘’Diharapkan dengan telah didatanya seluruh permasalahan, baik pemerintah maupun dunia usaha akan lebih mudah untuk menentukan langkah pengembangan industri agro, baik dalam hal menarik investasi maupun mendongkrak ekspor,’’katanya.

Rochim yang baru beberapa hari dilantik menjadi Dirjen Industri Agro menyebut pendataan permasalahan dimaksud menyangkut semua aspek, ya masalah pengadaan bahan baku, kebijakan ekspor impor serta mensinkronkan kebijakan antar kementerian terkait.

‘’Ibarat penyakit, jika kita sudah tau apa penyakitnya, kita dapat dengan mudah mengobatinya dan tidak meraba-raba lagi. Jelas dan tepat. Pokoknya kita carilah penyakitnya satu per satu,’’ katanya menambahkan jika semua penyakit itu sudah ditemukan, untuk melakukan promosi investasi ke luar negeri juga sudah lebih mudah kafrena masalahnya sudah kita atasi.

Ditanya masalah apa saja yang sangat urgent dihadapi sektor industri agro, dikatakan sangat bervariasi. Namun Rochim tidak menyangkal jika soal pengadaan bahan baku industri agro dirasa sangat penting segera dituntaskan.

Disebut misalnya kopi dan cacao, Indonesia masih tercatat sebagai negara pengimpor dan ke depan, ketergantungan impor bahan baku kopi dan cacao akan diatasi.

Tentang impor kertas bekas, kata Rochim juga perlu disempurnakan. Pasalnya, kertas bekas impor tersebut tidak jarang mengandung sampah-sampah lain yang tidak dibutuhkan Indonesia.(sabar)

 

 

 

 

 

 

 

Berita Terkait

Komentar

Komentar