Pimpinan DPR Soroti Tim Ekonomi Jokowi

297962_presiden-jokowi-tinj

JAKARTA, (tubasmedia.com) – Genap satu semester pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla, kinerja pemerintah usungan Koalisi Indonesia Hebat itu pun tak luput mendapat sorotan publik. Publik merasa tak puas atas kinerja kabinet kerja selama ini sehingga ada permintaan untuk dilakukan reshuffle atau perombakan kabinet.

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat, Agus Hermanto mengusulkan agar Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengevaluasi menteri-menteri yang membidangi masalah ekonomi. Sebab kinerja tim ekonomi di kabinet kerja itu sangat lemah dalam mengatasi kondisi perekonomian di Indonesia.

“Tim ekonomi Jokowi ini lemah. Dolar, ekonomi kita turun drastis. Harga BBM kita naik, nelayan tidak bisa melaut karena ada Kepmen (keputusan menteri) walaupun ada penindakan akan illegal fishing,” kata Agus di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (28/4/2015).

Politisi Partai Demokrat itu menyorot pengadaan beras miskin atau raskin yang sulit dinikmati masyarakat miskin. Karena penyaluran raskin oleh pemerintah saat ini tidak tepat sasaran.

“Beras yang dulu untuk raskin itu sekarang sudah dikonsumsi masyarakat kita yang kelas bawah. Sedangkan masyarakat raskin sudah sangat sedikit sekali menerima raskin,” ujarnya.

Menurutnya, Presiden Jokowi harus memberi perhatian khusus kepada tim ekonominya itu karena dinilai tidak memiliki kapabilitas menduduki jabatan di pemerintahan. Namun demikian, reshuffle kabinet adalah hak prerogratif presiden.

“Kita serahkan sepenuhnya kepada Jokowi,” pungkasnya.(nisa)

Berita Terkait