PKBI Jateng Bentuk Generasi Penerus Berkualitas

Laporan: Redaksi

Ilustrasi

Ilustrasi

SEMARANG, (Tubas) – Pertumbuhan penduduk di Indonesia akhir-akhir ini tidak terkendali akibat mengendornya program Keluarga Berencana (KB). Ini bisa dilihat dari jumlah penduduk Indonesia pada 1900 jumlahnya 40,2 juta; pada 2000 jumlahnya 206 juta (286 juta bila tanpa KB), sedangkan sampai 31 Oktober 2011 sebesar 241 juta, dan 85% tinggal di Pulau Jawa.

Percepatan pertambahan jumlah penduduk di Indonesia ditengarai tidak terlepas dari dilikwidasinya lembaga BKKBD di tingkat Kabupaten/Kota se Indonesia. Pertumbuhan penduduk yang tidak terkendali akan menimbulkan masalah sosial yang cukup mengkhawatirkan.

Jumlah penduduk di suatu wilayah/negara yang padat tanpa diimbangi dengan sumber daya manusia (SDM) yang mumpuni akan mempercepat timbulnya kerawanan pangan, sebab luas lahan pertanian akan banyak yang beralih fungsi sebagai lahan perumahan, lahan perdagangan.

Akibatnya, bisa ditebak jumlah padi yang dipanen akan semakin seiring dengan menurunnya jumlah lahan pertanian, maka kerawanan pangan sudah menghadang di depan mata, papar Soejatno Pedro HD yang telah aktif menjadi relawan Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) sejak 1970-an.

Kerawanan pangan, membuat kosong perut penduduk. Nah orang yang perutnya kelaparan akan berbuat sekehendak hatinya untuk sekadar mengisi perutnya, perilaku yang tak pantas akan mereka pertontonkan, seperti mencuri, merampok, menganiaya orang lain. Maka sudah selayaknya pertumbuhan atau jumlah penduduk harus diatur sedemikian rupa supaya tidak terjadi ledakan penduduk yang tidak terkendali, tambahnya pula.

“Lembaga kami PKBI Jawa Tengah, melalui program KB dan Kesehatan Reproduksi, memberi pemahaman kepada para remaja dan pasangan suami istri usia subur meliputi sebelum hamil sampai melahirkan, pengaturan kehamilan dengan jarak dan usia ideal kelahiran, alat kontrasepsi dan kesehatan seksual dan kesehatan sistem reproduksi, sehingga mereka itu paham betul akan magna KB,” ungkap Sekretaris PKBI Jawa Tengah Soejatno Pedro HD, kepada tubasmedia.com. (yon)

Berita Terkait

Komentar

Komentar