Polres dan Linmas Simulasi Pengamanan di TPS

Laporan: Redaksi

Ilustrasi

Ilustrasi

PROBOLINGGO, (TubasMedia.Com) – Beberapa personel Polres Probolinggo Kota dan Satuan Perlindungan Masyarakat (Linmas) Kantor Bakesbangpol dan Linmas mengikuti simulasi pengamanan Tempat Pemungutan Suara atau TPS. Kegiatan tersebut berlangsung di halaman Kantor Bakesbangpol dan Linmas, Kabupaten Probolinggo, beberapa waktu lalu.

Pantauan tubasmedia.com di lapangan, simulasi yang dilakukan oleh anggota Shabara memperagakan tindakan yang harus dilakukan Satuan Linmas dan Polisi dalam menangani gangguan keamanan, maupun ketertiban di TPS.

Mulanya, saksi dari salah satu pasangan calon kepala daerah-wakil kepala daerah mengajukan protes ke Panitia Pemungutan Suara (PPS). Saksi itu merasa dirugikan oleh ulah seorang warga yang dua kali masuk ke TPS untuk memberikan hak pilihnya.

Tidak hanya menggertak, si saksi tersebut juga memukul meja PPS. Pertengkaran dan saling dorong pun terjadi. Walau sudah dilerai oleh anggota Linmas, saksi pasangan calon itu masih membuat kericuhan dengan membanting bilik suara. Lalu, Ketua PPS meminta bantuan polisi yang berjaga di luar area TPS. Polisi langsung masuk dan menarik pelaku keributan ke luar dari TPS. Setelah menghubungi Kepala Polsek setempat, polisi yang nge-PAM di TPS itu mengamankan pelaku ke Markas Polres.

Usai simulasi itu, Kasat Shabara, Sugiman mengingatkan ,anak buahnya supaya melaksanakan tugas sesuai prosedur yang ditetapkan. “Harus diingat dan dipahami betul oleh rekan-rekan semua, polisi tidak boleh masuk ke TPS kalau tidak diminta oleh KPPS, meski di sana sedang terjadi keributan. Simulasi tersebut untuk memaksimalkan tugas pengamanan TPS, terutama jika terjadi gangguan keamanan maupun ketertiban,”terangnya. (haroem)

Topik :

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published.