Pos Pemeriksaan Dijaga Ketat Mencegah Arus Balik Kendaraan Mudik ke Jakarta

JAKARTA, (tubasmedia.com) – Ditlantas Polda Metro Jaya akan menjaga ketat seluruh pos pemeriksaan atau check point  pembatasan sosial berskala besar ( PSBB) untuk mengantisipasi banyaknya kendaraan dari luar daerah masuk ke Jakarta.

Hal itu dilakukan untuk mencegah angka penyebaran virus corona atau Covid-19 semakin tinggi akibat arus balik mudik Lebaran. “Mungkin tidak 100 persen bisa menghadang orang, paling tidak ini kami akan jaga ketat (check point),” kata Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo dalam acara Sapa Indonesia Malam di Kompas TV, Senin (25/5/2020).

Menurut Sambodo, grafik penyebaran Covid-19 di Jakarta sudah mulai membaik. Artinya belum ada peningkatan signifikan kasus positif virus corona di wilayah Ibu Kota. Oleh sebab itu, kepolisian akan terus berupaya menjaga wilayah perbatasan guna memantau para warga yang hendak masuk ke Jakarta.

“Grafik Jakarta yang katanya sudah mulai membaik ini kemudian tetap bisa dipertahankan dan mencegah adanya gelombang kedua,” ucapnya. “Saya bisa bayangkan kalau ada gelombang kedua berarti kerja keras selama dua bulan, tiga bulan ini, pengorbanan masyarakat Jakarta untuk tetap di rumah menjadi sia-sia,” kata Sambodo.

Sambodo mengatakan, masyarakat menuju Jakarta akan diminta menunjukkan surat izin keluar masuk (SIKM) saat berada di pos pemeriksaan. Jika tidak dapat menunjukkan SIKM, maka masyarakat akan diminta untuk putar balik atau menjalani masa karantina selama 14 hari.

Data terbaru per 25 Mei 2020, total kasus positif Covid-19 di Jakarta sudah mencapai 6.628. Sebanyak 1.648 di antaranya dinyatakan sembuh, 506 lainnya meninggal dunia. Jumlah orang dalam pemantauan (ODP) yang saat ini dipantau 297 orang, sedangkan pasien dalam pengawasan (PDP) yang masih diawasi sebanyak 722 orang. (sabar)

Berita Terkait

Komentar

Komentar