Prabowo ingin Gantikan Wapres Maruf Amin ? Pakar Politik: Hati-hati Sama Prabowo

JAKARTA, (tubasmedia.com) – Isu akan digantinya Wakil Presiden (Wapres) Maruf Amin dengan Prabowo Subianto merupakan sebuah ketersinggungan sendiri bagi Maruf Amin.

Pakar politik dan Hukum Universitas Nasional Jakarta, Saiful Anam mengatakan, kemungkinan Prabowo menggantikan Maruf Amin sangat mungkin terjadi.

“Sangat mungkin sekali Prabowo bisa menggantikan Maruf Amin, tentunya harus secara konstitusional. Konstitusi kita mengatur apabila terjadi kekosongan Wakil Presiden, paling lambat 60 hari MPR menyelenggarakan sidang untuk memilih Wakil Presiden dari dua calon yang diusulkan Presiden,” ujar Saiful Anam seperti dilansir Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (11/8).

Sehingga kata Saiful, untuk mengganti Wapres, Maruf Amin harus mangkat, mengundurkan diri, diberhentikan atau tidak dapat melakukan kewajibannya dalam masa jabatannya.

“Pertanyaannya, ini kok sudah ada kasak kusuk Prabowo ingin menggantikan Ma’ruf Amin? Tentu sangat sensitif sekali. Ini kan sama halnya berharap agar Ma’ruf Amin segera meninggal dunia, mengundurkan diri, diberhentikan atau telah dianggap tidak dapat melakukan kewajiban selama ini?” kata Saiful.

Bahkan kata Saiful, isu tersebut sebenarnya membuat Maruf Amin tersinggung yang selama ini masih mengikuti kegiatan kenegaraan. “Isu ini tentu dapat menimbulkan ketersinggungan bagi Maruf Amin yang hingga saat ini masih sehat dan masih mengikuti kegiatan kenegaraan,” terang Saiful.

Selain itu kata Saiful, meskipun Maruf Amin telah memenuhi syarat tersebut, tetap konfigurasi akhir ada di tangan MPR RI sebagai penentuan Wapres yang diajukan oleh Presiden Jokowi.

“Pertanyaan besarnya mengapa ini sudah berhembus? Apakah memang sudah deal? Ataukah Prabowo tidak tahan ingin menjabat sebagai Wapres. Meskipun saya menyarankan hati-hati sama Jokowi apabila Prabowo jadi Wapres, bukan tidak mungkin Prabowo mendongkel Jokowi sebelum masa jabatannya selesai,” pungkas Saiful. (sabar)

Berita Terkait

Komentar

Komentar