Prabowo:Ibu Pertiwi Sedang Diperkosa, Luhut:Pemerkosanya Orang yang Bilang Itulah…

JAKARTA, (tubasmedia.com) – Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan dan capres Prabowo Subianto ‘bertarung’ lagi. Perihal pernyataan tentang Ibu Pertiwi diperkosa jadi sebabnya.

Klaim soal Ibu Pertiwi sedang diperkosa itu dilontarkan Prabowo. Dia mengatakannya saat menggelar kampanye akbar di Gelora Bung Karno, Jakarta.

Mulanya, Ketua Umum Partai Gerindra itu menceritakan alasan dia berdiri sebagai calon pemimpin bangsa. Bangsa ini, kata dia, tengah sakit. Ibu Pertiwi pun, menurutnya, sedang diperkosa.

“Saya bersyukur, berterima kasih Allah SWT Tuhan Maha Besar… terima kasih ya Tuhan, kau berikan kesempatan untuk membela rakyat saya. Kau beri kesempatan untuk melawan angkara murka, untuk melawan ketidakadilan, untuk melawan pemimpin-pemimpin yang menipu rakyatnya sendiri,” kata Prabowo di GBK, Jakarta, Minggu (7/4).

“Saya berdiri di sini karena saya berpandangan bahwa negara kita sedang sakit, saudara-saudara sekalian. Ibu Pertiwi sedang diperkosa, saudara-saudara sekalian!” kata Prabowo.

Prabowo yang dipecat dari TNI itu menyebut kekayaan RI saat ini sedang digerus. Prabowo juga menyinggung kepala-kepala desa yang menurutnya mendapat ancaman di tahun politik.

“Kekayaan kita diambil terus, hak-hak rakyat diinjek-injek, kepala desa dipanggil, diancam-ancam. Kiai-kiai, ulama, dikejar-kejar. Emak-emak ditangkap,” kata Prabowo.

Luhut bereaksi menanggapi Prabowo. Bagi dia, orang yang bilang Ibu Pertiwi sedang diperkosa mungkin pelaku pemerkosanya.

Dia menegaskan Indonesia merupakan negara hebat. Salah jika ada yang mengatakan Ibu Pertiwi sedang diperkosa.

“Indonesia negara besar dengan sumber daya alam yang hebat. Pertumbuhan kita bagus. Jadi kalau orang bilang Ibu Pertiwi diperkosa mungkin diperkosa dia kali,” kata Luhut saat peluncuran program 1 Juta Nelayan Berdaulat di Telkom Hub, Jakarta, Senin (8/4).

Luhut pun memaparkan data yang menunjukkan bahwa kondisi ekonomi sedang bagus, terutama dari sisi ekonomi.

“Kekayaan kita ya sangat besar. Penduduk kita 269 juta. GDP (gross domestic product) US$ 1,1 triliun. Muslim 230 juta lebih. Inflasi rendah, paling 3 persenan,” sebut Luhut. (red)

Berita Terkait

Komentar

Komentar