Pramuka Mengisi Kekosongan Antara Rumah dan Sekolah

Laporan: Redaksi

Ilustrasi

Ilustrasi

MALANG, (Tubas) – “Esensi Pramuka adalah waktu antara rumah dan sekolah, “ kata Wakil Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf saat membuka secara resmi Kemah Bhakti Pramuka Perguruan Tinggi Jawa Timur di Desa Lebakharjo, Kecamatan Ampelgading, Rabu (30/11). Saifullah Yusuf yang akrab disapa Gus Ipul mengatakan, jika di rumah, ada orang tua, ada saudara yang ikut mengawasi, yang ikut mengawal, yang secara langsung atau tidak langsung memberikan pendidikan.

Kalau di sekolah ada guru, kepala sekolah, ada kurikulum, ada tata tertib, ada proses belajar mengajar yang sudah di tentukan. Tetapi yang sering terjadi, justru waktu antara di rumah dan di sekolah. Di rumah beres, di sekolah beres. Tetapi waktu waktu antara sekolah dan di rumah tidak beres. Disanalah Pramuka akan memberikan pelajaran yang sangat berharga bagi kita semua.

Pramuka akan mengisi kekosongan antara sekolah dan rumah yang biasanya ada bermacam-macam kemungkinan yang bisa terjadi. Kalau kebetulan bagus, ya bagus. Tetapi kalau tidak, seperti halnya dengan kenakalan remaja seperti narkoba dan hal-hal yang merusak masa depan remaja yang sering terjadi di atara dua waktu ini.

Maka dari itu, Gus Ipul mengajak para pemimpin Pramuka untuk terus bekerja keras, melakukan iktiar yang konkret agar antara rumah dan sekolah ini menjadi bagian yang tak terpisahkan dari sistem pendidikan yang sudah ada. (yus)

Berita Terkait

Komentar

Komentar