Presiden Joko Widodo Serahkan 22.007 Sertifikat Tanah ke Masyarakat Sumut

DOLOKSANGGUL (tubasmedia.com) – Presiden Republik Indonesia Joko Widodo  menyerahkan 22.007 Sertifikat Hak Milik Tanah kepada masyarakat Sumatera Utara pada kunjungan kerjanya ke Kabupaten Humbang Hasundutan di Stadion Sepak Bola Simangaronsang  Doloksanggul  Propinsi Sumatera Utara, Selasa 27/10.

Penyerahan sertifikat tersebut merupakan bagian dari kunjungan kerja Presiden ke Lokasi Food Estate di Desa Ria-ria Kecamatan Pollung.

Kepemilikan hak atas tanah wajib dibuktikan dengan sertifikat sebagaimana diatur dalam Undang-Undang  Pokok Agraria Nomor 5 Tahun 1960 yang akan menjadi bukti tertulis mendapatkan pengakuan hukum.

“Apa sih gunanya sertifikat? Kalau kita sudah pegang ini hak hukum kita atas tanah itu menjadi jelas,” kata Jokowi.

Sertifikat Tanah yang diserahkan Presiden itu sebanyak 20.637 sertifikat yang berasal dari program percepatan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), 47 sertifikat untuk rumah ibadah, dan 1.236 sertifikat untuk aset dan barang milik negara, serta 87 sertifikat untuk bidang lahan yang berada di kawasan Food Estate (lumbung pangan) yang berada di Kabupaten Humbang Hasundutan.

“Hari ini telah diserahkan kurang lebih 20 ribu-an sertifikat untuk Provinsi Sumatera Utara. Khusus untuk Humbang Hasundutan ada penyerahan sertifikat yang berada di lokasi lumbung pangan, itu ada 87 sertifikat,” jelas Presiden.

Penyerahan sertifikat itu hanya dihadiri  oleh penerima dalam jumlah yang  terbatas untuk mentaati  protokol kesehatan. Selainnya,masyarakat penerima mengikuti secara virtual dengan Vid Com.

Pada keampatan itu, Presiden berpesan  untuk menjaga sertifikat yang telah diterimanya tersebut dengan baik.

“Kepemilikan sertifikat tersebut berarti membuka akses permodalan ke perbankan apabila di antara para penerima ada yang ingin menggunakannya sebagai modal usaha”sebut Presiden.

Namunpun demikian,Presiden mengingatkan agar dana yang diperoleh dari pinjaman dapat dipergunakankan untuk hal-hal produktif.

“Saya ingat saat saya pertama kali mendapat sertifikat 35 tahun lalu, sangat senang,Karena dengan sertifikat ini kita nanti bisa gunakan untuk akses ke perbankan. Ini bisa disekolahkan ke bank kalau ingin dipakai untuk modal kerja usaha,”sebut Presiden  menceritakan.

Kunjungan Kerja Presiden ke Humbahas ini Turut hadir Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan Djalil, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, dan Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi, Pangdam I Bukit Barisan, Kapoldasu, Plt Bupati Humbang Hasundutan Saut Parlindungan Simamora, Sekretaris Daerah Humbahas Tonny Sihombing, dan Pimpinan OPD Se-Kabupaten Humbang Hasundutan.(edison ompusunggu)

Berita Terkait

Komentar

Komentar