Presiden Jokowi Jelaskan Pembangunan Indonesia Sentris

Tiba-di-Dili-300x202

DILI, (tubasmedia.com) – Sebelum kembali ke Tanah Air, Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana bertemu dengan warga negara Indonesia yang tinggal di Timor Leste, Selasa (26/1/2016), pukul 18.45 waktu setempat. Warga Indonesia yang berkumpul di Kedutaan Besar Republik Indonesia itu sangat gembira atas kesediaan Presiden Jokowi bertemu dengan mereka.

Presiden mengemukakan, pembangunan saat ini bukanlah Jawa sentris, namun Indonesia sentris. Ia juga mengemukan wilayah perbatasan Indonesia akan makin diperbaiki dan ditingkatkan.
“Saya kan nanti Desember ke Kupang, Bapak/Ibu bisa bertemu lagi dengan saya di sana,” ujar Presiden, seperti diberitakan laman Setkab.

Dikemukakan, perbaikan perbatasan bukan hanya di NTT. Daerah yang lain, seperti Entikong, juga jadi perhatian pemerintah pusat. Program pembangunan ke depan adalah dari pinggiran atau desa. “Prioritas adalah daerah di bagian Timur,” katanya.

Contoh daerah lain yang baru saja dikunjungi Presiden adalah Nduga. Untuk itulah, Presiden Jokowi minta nantinya ada jalan tembus dari Wamena ke Nduga.

Seusai menemui WNI di KBRI Dili, Presiden Jokowi kembali ke Jakarta, Selasa, sekitar pukul 19.00 waktu setempat.

Dalam kunjungan kerja di Timor Leste, Jokowi didampingi oleh Menko Bidang Perekonomian Darmin Nasution, Menlu Retno LP Marsudi, Seskab Pramono Anung, Menteri KP Susi Pudjiastuti, Menpora Imam Nahrawi, Kepala BIN Sutiyoso, Kepala Basarnas Henry Bambang Soelistyo, dan Kepala ANRI Mustarilrawan. (ril/end)

Berita Terkait