Produk IKM Tampil di Rest Area, Harus Dijaga Higienisnya

JAKARTA, (tubasmedia.com) – Direktur Industri Kecil dan Menengah Pangan, Barang dari Kayu dan Furnitur, Kementerian Perindustrian (Kemperin), Sudarto, menyambut gembira arahan Presiden Jokowi yang meminta pemerintah daerah agar rest area di jalan tol tidak hanya diisi produk asing, melainkan produk-produk usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

‘’Sangat tepat untuk mengangkat nilai tambah dan daya saing produk-produk industri kecil,’’ kata Sudarto kepada wartawan di kantornya kemarin.

Menurut Sudarto dengan beralihnya sebagian besar kendaraan umum dan pribadi untuk melintas dari jalan arteri ke jalan tol, penjualan produk-produk industri kecil khususnya produk makanan, mengalami penurunan yang drastis.

Pasalnya, pelintas yang selama ini berhenti di warung-warung pinggir jalan dapat membeli produk industri kecil sebagai makanan besar dan cemilan.

Nafas Baru

Namun setelah melewati jalan tol dan mereka istrirahat di rest area, konsumen tidak lagi belanja produk industri kecil karena memang di rest area jarang menyediakan makanan olahan produk usaha kecil.

Akan tetapi dengan arahan Presiden Jokowi, kata Sudarto, pelaku industri kecil seolah mendapat nafas baru untuk melanjutkan dan mengembangkan usahanya, karena akan mendapat tempat di seluruh rest area.

Hanya saja kata Sudarto, kehadiran produk usaha kecil di rest area harus benar-benar bisa memenuhi selera dan keinginan para konsumen. Perlu ada penyesuaian mutu produk dengan pengguna jalan tol, paling tidak mutu produk usaha kecil harus bisa menyamai produk industri besar.

Sebelumnya kata Sudarto penyajian dan penyaji produk-produk usaha kecil harus lebih dulu menjalani pelatihan, baik cara melayani, tingkat disiplin, sopan santu, kebersihan dan higienisnya produk tersebut.

‘’Perlu juga diadakan seleksi dan sortasi terhadap para pelaku usaha kecil yang layak tampil berusaha di rest area jalan tol. Bahasa promosi dengan mutu produk harus sama,’’katanya.

Sebelumnya di tempat terpisah, Kepala Departemen Pengembangan UMKM Bank Indonesia (BI) Yunita Resmi Sari mengatakan

BI terus mendorong UMKM untuk mampu bersaing dengan produk asing yang selama ini berjualan di rest area.

“Iya, kita harus kasih UMKM kesempatan. Makanya UMKM itu harus dibagusin kemasannya, ada memenuhi persyaratan izin-izin kesehatan supaya nggak ragu lagi (masyarakat) memproduksi dan mengonsumsi,” ujarnya.

Sementara itu, Presiden Jokowi juga menyatakan keseriusannya untuk mendorong UMKM agar bisa mengisi dan bersaing dengan produk asing di rest area dengan mengeluarkan Instruksi Presiden (Inpres) bila tidak dilaksanakan.(sabar)

 

Berita Terkait

Komentar

Komentar