PSBB Diperpanjang, Warga Jakarta Tumpah ke Bekasi Mencari Hiburan, Aparat Sulit Terapkan Protokol Kesehatan

BEKASI, (tubasmedia.com) – Kasatpol PP Kota Bekasi, Abi Hurairah mengaku pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) DKI Jakarta berimbas ke Kota Bekasi. Pasalnya, warga Jakarta kerap berdatangan ke Bekasi untuk mencari hiburan.

Sebagai informasi, tempat hiburan hingga tempat pariwisata di Kota Bekasi masih beroperasi. “Pasti begini, Depok tutup, Bogor tutup, Jakarta tutup. Orang pasti cari hiburan ke Bekasi,” ujar Abi saat dihubungi, Sabtu (26/9/2020).

Ia mengaku kesulitan membatasi pergerakan warga luar Bekasi yang mencapai 60 persen di wilayahnya. “Ini kesulitan kita. Banyaknya sekarang masyarakat yang ada di Bekasi itu 60 persennya dari luar Bekasi,” ucap dia.

Hal yang sama diungkapkan oleh Kapolsek Bekasi Selatan, Kompol Imam Syafii. Dia mengakui sejak PSBB diberlakukan di Jakarta, pihaknya kewalahan mengatur warga menaati protokol kesehatan. “Lagian adanya PSBB, warga Jakarta jadi pindah ke Bekasi untuk hangout, jadi kita kerepotan,” ujar Imam.

Meski demikian, ia mengatakan pihaknya bersama Pemkot Bekasi dan TNI terus melakukan patroli ke wilayah-wilayah agar masyarakat menerapkan protokol kesehatan.

“Kita terus rutin patroli memperingatkan masyarakat. Namun, masyarakatnya masih belum sadar. Padahal sosialiasi protokol kesehatan terus dilakukan,” tutur dia.

Sebagai informasi, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memutuskan untuk memperpanjang penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang diperketat selama dua pekan hingga 11 Oktober 2020. Perpanjangan masa PSBB itu tertuang dalam Keputusan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 959 Tahun 2020. Anies menyampaikan, PSBB kembali diperpanjang karena angka kasus positif Covid-19 berpotensi meningkat kembali jika PSBB dilonggarkan. (sabar)

 

Berita Terkait

Komentar

Komentar