Pungli Menurunkan Kesadaran Masyarakat

Laporan: Redaksi

Ilustrasi

Ilustrasi

TASIKMALAYA, (TubasMedia.Com) – Pungutan liar (Pungli) di kantor Badan Pertanahan Nasional dan Perizinan berbuntut menurunya kesadaran warga masyarakat Tasikmalaya mengurus surat kepemilikan tanah (sertifikat) dan Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Hanya sekitar 25 % warga masyarakat yang memiliki tanah bersertifikat dan dan rumahnya dilengkapi IMB.

Tokoh masyarakat Tasikmalaya, H. Djadja W mengatakan, ke-engganan masyarakat mengurus IMB, khususnya sertifikat tanah di kantor BPN, karena pengurusan biaya administrasinya membengkak sampai jutaan rupiah. Mahalnya pembuatan sertifikat tanah di BPN Tasikmalaya, diduga ada pungli yang dilakukan oknum pegawai dan pejabat BPN.

Pemkot Tasikmalaya mengakui rendahnya kesadaran masyarakat membuat seritifikat dan IMB. Lantaran itu, Pemkot telah menginstruksikan kepada seluruh jajarannya untuk membangun kesadaran masyarakat. Manfaat yang akan diperoleh masyarakat dengan tanah yang bersertifikat adalah kejelasan kepemilikan, harga diri, keamanan secara legalitas, membantu perekonomian. (hakri/dadang)

Topik :

Berita Terkait

Komentar

Komentar