Purbalingga Ekspor Rambut Produk IKM

Laporan: Redaksi

Ilustrasi

Ilustrasi

PURBALINGGA, (Tubas) – Kabupaten Purbalingga memiliki potensi besar di bidang Industri Kecil dan Menengah (IKM) terutama industri kerajinan tangan, seperti produk kerajinan rambut dan knalpot yang sudah dipasarkan di dalam negeri dan luar negeri.

Namun produk kerajinan yang lain seperti sandal batok kelapa, kerajinan bambu dan sapu glagah masih mengalami hambatan di dalam proses produksi dan pemasarannya. Kondisi itu terlihat ketika salah seorang perajin Arif Purnomo di Desa Kelapasawit Kecamatan Kalimanah, Kabupaten Purbalingga mengeluh kepada Wakil Bupati H Sukento Ridho Marhaendrianto saat meninjau potensi kerajinan di desa tersebut, baru-baru ini.

Pemasaran produk tersebut selama ini melalui broker atau pihak kedua yang mereka seleksi agar dapat melakukan pembayaran, konsekuen dan tepat waktu. Sistem pemasaran tersebut membuat produksi tidak berjalan dengan lancar.

Para perajin berharap ada bantuan pemasaran terutama di wilayah lokal melalui outlet pemasaran yang diserahkan kepada paguyuban perajin. Selain itu juga dibutuhkan bantuan peralatan mesin agar proses produksi lebih cepat.

Keinginan para pengrajin direspon wakil bupati dengan menyarankan para pengrajin memanfaatkan teknologi media informasi seperti website,facebook dan twitter. Wakil bupati juga memerintahkan Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (Bapermades) R Imam Wahyudi menunjuk kios bekas apotik Purbahusada menjadi salah satu alternatif fasilitas outlet pemasaran.

Imam mengakui banyak potensi kerajinan diantaranya kerajinan bambu Desa Kelapasawit yang mampu bersaing dengan produk kerajinan dari daerah lain dan disayangkan kerajinan tersebut belum bisa menjadi tuan di daerah sendiri. Pihakya telah dengan memberikan fasilitas terhadap sejumlah perajin. Saat ini sedang diupayakan bantuan peralatan mesin kepada Pemprov Jawa Tengah. (jhon h)

Humbanghas
Humbanghas

Berita Terkait

Komentar

Komentar