RI Terpaksa Ekspor Lewat Singapura

Loading

Laporan: Redaksi

ilustrasi

ilustrasi

JAKARTRA, (TubasMemdia.Com) – Banyak produk ekspor Indonesia harus singgah dahulu di Singapura kemudian dijual kembali ke negara lain. Dari posisi ini, Singapura menjadi negara besar karena mengedepankan jasa dan perdagangan.

Itu artinya, barang-barang ekspor Indonesia lebih banyak dijual terlebih dahulu ke Singapura menyebabkan negeri Singa tersebut menjadi hub atau pelabuhan pengumpul di kawasan regional.

“Barang-barang ekspor kita banyak dijualnya ke Singapura dahulu, karena disana menjadi pusat perdagangan,” kata Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Bayu Krisnamurthi di Kantor Kementerian Perdagangan.

Seperti diketahui, Singapura menjadi negara pertama yang menyumbang capaian ekspor nonmigas Indonesia pada kuartal I-2013. “Pada kuartal I-2013 ekspor nonmigas ke Singapura mengalami kenaikan terbesar sebesar US$ 492,4 juta atau tumbuh sebesar 20%, kemudian disusul India sebesar US$ 167,1 juta, China sebesar US$ 115 juta,” tandas Bayu.

Bayu mengatakan, Indonesia juga terpaksa menjual terlebih dahulu barang-barang ekspornya ke Singapura daripada tidak jadi ekspor. “Singapura beli dari Indonesia lalu dia jual ke tempat lain, sebetulnya kita terpaksa jual ke Singapura dulu, tapi daripada tidak jadi ekspor sama sekali,” ucapnya.

Untuk itu Kementerian Perdagangan berusaha bekerjasama langsung dengan negara-negara tujuan barang-barang ekspor Indonesia. “Kita sedang mengupayakan bisa betul-betul bekerjasama di bidang perdagangan langsung dengan negara tujuan bukan lewat Singapura,” ucapnya.

Apalagi, katanya, di tengah krisis di Uni Eropa, kata Bayu, membuat ekspor ke Amerika melonjak. “Nilai ekspor kita ke AS tahun ini tumbuh 3 persen dari periode yang sama tahun lalu. Jadi ada signal bagus antara kerja sama kedua negara,” jelas Bayu. (apul)

CATEGORIES
TAGS

COMMENTS