Rp 1,3 M untuk Merakit 6 Unit Mobil Esemka

Laporan: Redaksi

Ilustrasi

Ilustrasi

PROBOLINGGO, (TubasMedia.Com) – Mobil Kiat Esemka menarik perhatian beberapa masyarakat Kota Probolinggo. Mereka pun mengaku bangga dengan mobil Kiat Esemka yang dirakit para pelajar SMKN 2 Kota Probolinggo.

“Ya keren, suatu kebanggaan besar, terobosan besar. Suatu kebanggaan besar anak negeri bisa bikin mobil sendiri,”ujar beberapa sumber yang tidak mau disebut namanya saat berbincang dengan tubasmedia.com, belum lama ini.

Dikatakan, bahwa pemerintah harus bisa menempatkan anak-anak SMK yang telah menciptakan Esemka, sebagai anak-anak negeri yang merupakan penerus Bapak BJ Habibie.

“Semoga dari pihak pemerintah bisa menempatkan anak didik SMKN 2 di tempat yang benar, tidak disia-siakan. Karena, mereka punya potensi untuk merakit mobil kayak begini. Mungkin bisa meneruskan Bapak BJ Habibie yang bikin pesawat terbang. Sekarang saatnya anak-anak negeri sudah bisa bikin mobil,”tambahnya.

Gogon, salah satu warga Kota Probolinggo juga berminat menggunakan Mobil Esemka. Namun dengan syarat, mobil tersebut sudah layak dipasarkan dan ada lisensi resminya.

“Kalau saya pribadi berminat, apalagi itu mobil serinya SUV gitu, kan aku penggemar SUV juga. Tetapi, harus terbukti juga bahwa mobil itu layak pakai dan layak dipasarkan, dan sudah ada lisensi resminya, bahwa mobil itu aman digunakan. Mobil yang diberi merek Kiat Esemka tersebut memiliki kapasitas mesin 1.800 CC. Kalau harga Rp 95 juta dapat mobil dengan kapasitas seperti ini, mau apalagi? Ditambah AC yang bagus, tape yang oke dan tempat duduk yang comfort,” ujarnya.

Kepala SMKN 2, Drs,H.Suryono,MM mengatakan, mobil tersebut dirakit oleh anak didiknya bekerja sama dengan bengkel mobil SMKN 2 Probolinggo dibawah bimbingan guru-guru jurusan outomotif. Mobil jenis keluarga tersebut berwarna hitam, silver dan putih, dilengkapi dengan remote control. “Bentuk mobil ya diambil dari macam-macam desain, ya jadinya seperti itu. Desainnya diambil dari mobil Jepang,Korea dan Cina. Campur-campurlah desainnya,”ujarnya lagi.

Perakitan mobil Esemka serta pembangunan infrasrtukturnya menelan biaya sekitar Rp 1,3 miliar, yang diambilkan dana APBN (Block Grant) meliputi Assembling Production, Komponen 2 unit Truck Mini, Komponen 3 unit SUV Cery Tiggo, Komponen 1 unit SUV Terios, serta peralatan pendukung pelatihan perakitan di Solo dan Malang. (haroem)

Berita Terkait

Komentar

Komentar