Saat Harga Cabai Naik Pemerintah Risau Tapi Saat Harga Pupuk Naik, Pemerintah Koq Diam…

MEDAN, (tubasmedia.com) – Tingginya harga cabai saat ini menurut Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumut Mangapul Purba sangat menguntungkan para petani cabai. Karenanya pemerintah sebaiknya tidak terlalu merisaukan hal tersebut, tetapi pemerintah sebaiknya merisaukan harga pupuk yang mahal.

“Saat harga pupuk mahal dan langka, reaksi pemerintah tidak terlalu tinggi tetapi harga cabai tinggi kok pemerintah sangat risau, bukankah itu menguntungkan petani yang bagi kami mereka itu adalah kaum marhaein,” ujar Mangapul Purba, dalam keterangan tertulisnya Rabu silam.

Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Bidang Pemenangan Pemilu ini mengatakan, sebaiknya pemerintah berkonsentrasi menanggulangi persoalan pupuk mahal dan langka yang belum terselesaikan hingga saat ini.

“Dampak pupuk mahal dan langka menghantam semua petani sehingga tingkat produktivitas panennya menjadi rendah dan pasti berdampak pada naiknya harga jual. Kita tidak boleh perlakuan belah bambu, satu dipijak satu diangkat, harga komoditi pertanian mahal jajaran Perindag langsung kasak kusuk, saat harga pupuk mahal dan langka, Distan, Perindag, BUMN diam tak ada solusi,” sebut legislator Dapil Siantar-Simalungun.

Mangapul menegaskan tingginya harga jual hasil pertanian karena salah satunya ketersediaan pupuk yang sedikit dengan harga yang mahal. Ia meminta pemerintah fokus mencari solusi berbagai persoalan pupuk yang langka dan mahal, sehingga akan berdampak pada produktivitas yang berkonsekuensi pada nilai harga jual yang lebih terjangkau.

“Harga cabai mahal menguntungkan petani, bila ingin harga-harga hasil panen petani terjangkau maka dimulai dengan menyediakan pupuk yang mudah didapat dengan harga yang juga terjangkau,” tandasnya.(sabar)

Berita Terkait