Said Didu Tantang Luhut, “Saya tidak Takut Dipolisikan Luhut”

JAKARTA, (tubasmedia.com) – Kekisruhan antara eks Sekretaris Kementerian BUMN Muhammad Said Didu dengan Menko Maritim dan Investasi (Marves) Luhut Binsar Pandjaitan, belum menemukan titik terang.

Jurubicara Menko Marves, Jodi Mahardi, sebelumnya, memberi tenggat kepada Said Didu untuk minta maaf dalam wajtu 2×24 jam, terhitung Jumat siang (3/4/20) sekitar pukul 12.00.

Namun, tenggat waktu itu kini sudah habis, tapi permintaan maaf dari Said Didu atas ucapannya di sebuah video di YouTube berjudul “MSD: LUHUT HANYA PIKIRKAN UANG, UANG, DAN UANG” belum juga disampaikan.

“Kita masih menunggu permintaan maafnya,” kata Jodi, Minggu (5/4/20).

Menurut Jodi, saat ini belum ada langkah yang akan ditempuh pihaknya untuk menindaklanjuti kasus Said Didu. Termasuk, apakah akan melaporkannya ke pihak berwajib.

“Belum dengar apa-apa untuk langkah selanjutnya. Kita lihat saja ya,” tutupnya.

Said Didu, kepada rekan-rekannya sesama aktivis, menegaskan dirinya tak takut dipolisikan oleh Luhut.

Menurut Said Didu, kehadirannya saat ini adalah untuk menegakkan kebenaran dan membuka tabir kebohongan para penguasa.

“MSD hanya suluh kecil untuk menegakkan kebenaran dan membuka kebohongan. Saatnya menyalakan suluh kebenaran di seluruh nusantara,” ujarnya kepada rekan-rekan aktivis sesaat lalu, Minggu (5/4/20). (red)

Berita Terkait

Komentar

Komentar