Sangatlah Penting Peran Guru dan Orang Tua Dalam Tumbuh Kembang Anak

untitled

PURWOREJO, (tubasmedia.com) – Dalam menentukan tumbuh kembang anak untuk meraih masa depan yang lebih cemerlang sangatlah penting peran guru PAUD dan orang tua. Namun yang terjadi, kebanyakan seorang pendidik hanya menyuguhkan pengajaran saja, dimana hubungan pendidik dan anak didik hanya sebatas menstransfer informasi saja, belum bersifat mendidik. Kalau sistem pengajaran seperti ini saja, maka akan sulit didapat nilai-nilai yang positif.

Hal tersebut diungkapkan Bunda PAUD Kabupaten Purworejo Yaminah SH pada pembukaan Gebyar PAUD tingkat Kabupaten Purworejo, di Pendopo Rabu (29/4). Acara dihadiri pula Asisten Administrasi dan Kesra Drs H Bambang Aryawan MM, Kepala Dinas Dikbudpora Drs Muh Wuryanto MM, Ketua DWP Ny Sri Yuni Astuti Tri Handoyo, dan dinas instansi terkait.

Lebih lanjut Yaminah mengatakan, seorang pendidik hendaknya memberikan nilai-nilai positif tentang kejujuran, keterbukaan, kesederhanaan dan kesetiakawanan Penanaman nilai-nilai positif tersebut, bisa juga diterapkan didunia pendidikan sejak dini. Karena dewasa ini, sering terjadi berbagai peristiwa yang mengerikan yang terjadi dalam kehidupan anak-anak generasi bangsa. Perilaku kriminal dimana-mana, terjerumus narkoba, dan berbagai perilaku menyimpang lainnya.

Untuk mengatasi hal tersebut lanjut Yaminah, perlu diterapkan dan ditanamkan budaya dan bahasa yang baik. Tentu cara ini tidak mudah, karena butuh keteladanan dari siapapun baik itu pemimpin, pendidik, maupun orang tua. “Muara proses pendidikan yang benar akan menghantarkan pribadi yang benar dan berakhlak mulia. Sedangkan proses pendidikan pengajaran yang hanya cukup saja, membuat pribadi anak yang tidak bisa cendekia,”tutur Yaminah.

Menurutnya, Negara Indonesia harus meraih kedua-duanya, harus bisa melahirkan yang cendekia juga berakhlak mulia. Untuk itu kepada para pendidik perlu sekali memahami bahasa dan budaya. Tanpa itu maka akan sulit menghasilkan pendidikan yang arif dan bijaksana.

“Harapan kami, semakin pendidik dan anak didik paham banyak bahsa dan kebudayaan maka akan menghasilkan manusia-manusia yang arif dan bijaksana,”harapnya.

Yaminah menambahkan program PAUD merupakan salah satu program dalam Posyandu terintegrasi. Untuk itu dengan adanya UU Desa khususnya tentang keuangan desa, Yaminah meminta kepada para bunda PAUD agar pandai-pandai melakukan komunikasi dengan Kades mengenai dukungan dana untuk kelancaran pelaksanaan pendidikan PAUD di tingkat desa.

Drs H Bambang Aryawan MM mengungkapkan, pemerintah dan masyarakat Kabupaten Purworejo menyadari betul arti penting pendidikan anak usia dini. Indikasinya terlihat jumlah lembaga maupun peserta didik pendidikan anak usia dini, yang meningkat secara signifikan dari tahun ke tahun. “Meski demikian, ternyata angka partisipasi kasar (APK) PAUD di Kabupaten Purworejo masih rendah. Dari jumlah penduduk usia 0 sampai 6 tahun di Kabupaten Purworejo yang berjumlah 74.296 anak, yang terlayani di PAUD baru 27.430 anak,” ungkapnya.

Karena itu ia berharap, melalui kegiatan ini sekaligus juga memberi memotivasi, mendorong dan mengajak semua warga masyarakat yang memiliki anak usia 0-6 tahun untuk mengikuti layanan pendidikan anak usia dini, sehingga APK PAUD di Kabupaten Purworejo bisa meningkat lebih baik. Sosialisasi program PAUD bisa dilaksanakan melalui berbagai forum dan organisasi, seperti PKK dan kelompok dasa wisma, agar pendidikan anak usia dini sampai ke pelosok-pelosok pedesaan.

Sementara itu Muh Wuryanto mengatakan gebyar PAUD bertujuan untuk meningkatkan motivasi pendidik (guru) pada kembaga-lembaga PAUD dalam melaksanakan tugas pembelajaran dan pengembangan anak usia dini. Juga untuk memperkenalkan anak pada akar budaya bangsa dan menunmbuhkan rasa cinta tanah air sehingga memiliki karakter. (ahmad)

Berita Terkait