Sarana Pertanian hambat Produktifitas

Laporan: Redaksi

ilustrasi

PURBALINGGA, (tubasmedia.com) – Salah satu kendala yang di hadapi sektor pertanian adalah terbatasnya sarana pertanian seperti traktor dan rice transplanter karena harganya yang mahal. Selain itu, tenaga kerja yang jumlahnya semakin terbatas seiring dengan berkembangnya sektor industri. Hal tersebut turut menghambat peningkatan produksi pertanian.

“Untuk itu, sebagai upaya mendukung program peningkatan produksi beras nasional di Kabupaten Purbalingga, kendala dalam sektor pertanian khusunya menyangkut ketersediaan prasaran tersebut harus terus diupayakan untuk ditingkatkan jumlahnya,” kata Kadinas Pertanian Perkebunan Dan Kehutanan Kabupaten Purbalingga Zainal Abidin, pekan lalu.

Menurut Zainal, tahun 2013 di Kabupaten Purbalingga realisasi produksi padi luas panennya mencapai 38.934 hektar, sedangkan produktivitasnya 57,33 kwintal per hektar, dan produksi pada tahun tersebut mencapai 223.225 ton gabah keringgiling (GKG). Sedangkan sampai dengan bulan Mei 2014, realisasi luas panen padi seluas 17.270 hektar, produktivitasnya mencapai 52,22 kwintal per hektar, serta produksinya sebanyak 224.678 ton GKG.

“Sampai saat ini jumlah sarana pertanian yang ada di Kabupaten Purbalingga untuk mendukung produktivitas pertanian khusunya tanaman padi, berupa traktor roda dua sebanyak 774 unit, dengan kebutuhan sebanyak 2.177, sehingga masih ada kekurangan 1.419 unit, untuk rice transplanter jumlahnya hanya dua unit, dengan kebutuhan 829 unit, serta ada kekurangan 827 unit,” terangnya.

Tahun 2014 melalui Direktorat Jenderal Prasarana Dan Sarana Pertanian (Dirjen PSP) Kementrian Pertanian RI, Kabupaten Purbalingga mendapat bantuan traktor sejumlah 40 unit, dengan nilai Rp 814.400.000,-, dan dua unit rice transplanter senilai Rp 119.180.000.

Selain itu, bupati Purbalingga menegaskan agar ketersediaan pupuk di Purbalingga terus dipantau, terutama di wilayah kecamatan pinggiran. Sehingga tidak ada lagi petani yang kesulitan mendapatkan pupuk. (joko suharyanto)

Topik :

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published.