Sekda Menolak Bertemu Pedagang Pasar Kolombop

Laporan: Redaksi

Ilustrasi

Ilustrasi

SLEMAN, (Tubas) – Pengurus Persatuan Pedagang Pasar Kolombop (PPPK) dan Asosiasi Pedagang Indonesia (APSI) Cabang Sleman yang bermaksud menemui bupatinya, Selasa lalu gagal karena tidak ada di tempat. Namun Sekretaris Daerah (Sekda) sebagai mewakili bupati juga menolak bertemu dengan pengurus PPPK dan APSI.

Maksud menemui bupati, agar turun tangan dalam rencana renovasi pasar yang dinilai tidak transparan dan merugikan para pedagang. Bahkan, belakangan muncul intimidasi yang sangat meresehkan pedagang. Pada hal para pedagang ini sudah bertahun tahun lamanya menggantungkan hidupnya di pasar.

“Kami tidak menolak renovasi, tapi dilakukan harus dengan transparan dan jangan main pat gulipat,” kata Satijah didamping Ketua APSI dan tim advokasi yang dikoordinatori Arilia Supaliyanto MS SH.

Rencana pembangunan pasar itu sebenarnya sejak tiga tahun lalu. Ketika Pemerintah Desa Condongcatur menunjuk PT OKA sebagai pelaksana. Namun pembangunan itu tidak berlangsung efektif, bahkan terkesan berbau ancaman terhadap para pedagang. “ Kami diancam Pak Kades, kalau tidak memenuhi undangan ke kantor kelurahan nama pedagang yang akan dicoret,” kata Ketua SAPSI Sunar.

Proyek renovasi pasar Kolombo tersebut, terkesan sarat kolusi. Proyek yang menelan biaya miliaran rupiah, oleh Pemdes tidak dilakukan pelelangan, melainkan penunjukkan. Jelas perbuatan atau tindakan itu melanggar undang undang.

Bahkan, Lurah / Kepala Desa Condongcatur, Marsudi tidak pernah melakukan sosialisasi dengan para pedagang. “Pak Lurah terkesan arogan dan tidak mau tahu keluhan kami, para pedagang,” ujar salah seorang pedagang, sembari memperbaiki tasnya yang dicantolkan di bahu kanan.

Sementara Pengacara Aprilia Supaliyanto MS SH, berharap agar bupati merespons positif kehendak warga dalam rangka mengadukan nasibnya. “Harapan kami jangan sampai nantinya terjadi benturan fisik. Pak Bupati seyogyanya merespon dan mengakomodasi aspirasi para pedagang,” ujar Aprilia. (irwan)

Berita Terkait

Komentar

Komentar