Semakin Menjamur, KJA di Danau Toba Minta Benar-benar Dilarang

SIDIKALANG, (tubasmedia.com – Raja Turpuk Dabariba Raja (Sidabariba), Jala Sidabariba minta Pemerintah Kabupaten Dairi tegas melakukan penertiban keramba jaring apung (KJA) di kawasan Danau Toba Kecamatan Silahisabungan, demi kelestarian.

Hal itu disampaikan Jala Sidabariba, Jumat (16/4) melalui pesan eletronik. Disebutkan, wacana penertiban dan pelarangan KJA di kawasan Danau Toba sudah digaungkan pemerintah sejak 5 tahun lalu, tetapi masyarakat tidak menghiraukan. Bahkan jumlah KJA terus bertambah.

Yang buat bingung kata Jala, wacana penertiban sudah ada, tetapi tetap masih ada pemberian izin kepada masyarakat/kelompok untuk KJA. “Jadi agak sulit menanggapi tentang penertiban,” katanya.

Namun, untuk kelestarian Danau Toba, pemerintah terkhusus Pemerintah Kabupaten Dairi harus benar- benar melakukan penertiban secara menyeluruh di Kecamatan Silahisabungan. Penertiban harus tegas.

Selain penertiban KJA, pelestarian Danau Toba juga perlu dilakukan dengan penaburan benih ikan, pembersihan danau dan lainnya.

Pemerintah harusnya satu komando mulai dari pemerintah pusat, daerah tingkat I dan daerah tingkat II, untuk penertiban KJA. Kemudian meluruskan tentang perizinan KJA, supaya tidak ada salah paham tentang peraturan yang dibuat pemerintah.

Akhir-akhir ini informasi dari media kata Jala, supaya perizinan KJA tidak diperpanjang. Artinya, selama ini KJA menjamur di Danau Toba karena tidak ada ketegasan. Pemerintah cenderung ketika butuh, disitu baru diubah lagi peraturan.

Kepala Bidang Peternakan dan Perikanan pada Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Dairi, Ermawaty Berutu saat dikonfirmasi lewat telepon mengatakan, jumlah KJA di Kecamatan Silalahi-sabungan sebanyak 3.273 kotak dengan 82 pengusaha.

Ditemukan, pengusaha KJA di Silahi-sabungan banyak dari luar daerah daerah seperti dari Batam, Lubuk Pakam, Medan, Jakarta Timur, Simalungun dan Karo.

“Ada sekitar 18 pengusaha dari luar Dairi, dengan jumlah KJA sekitar seribu kotak lebih,” katanya. (roris)

Berita Terkait

Komentar

Komentar