Semua Komponen Berperan Penting Dalam Sekolah

Laporan: Redaksi

Hj. Lili Chauliyah, Dra. M.Pd

Hj. Lili Chauliyah, Dra. M.Pd

CIAMIS, (Tubas) – Hj. Lili Chauliyah, M.Pd, merupakan sosok guru perempuan langka karena prestasi dan kegigihannya mampu menjadi satu dari tiga guru perempuan yang berhasil menjadi Kepala Sekolah pada jenjang SMP di Kabupaten Ciamis. Itu berkat peran penting semua komponen dalam kesuksesan ini.

Sebagai seorang guru yang mendapat tugas tambahan sebagai kepala sekolah, sosok Hj. Lili ternyata mampu mengangkat karier dirinya dan prestasi sekolah tempatnya bekerja. Ketika menjadi guru SMP Negeri 1 Ciamis, tahun 2005 Hj. Lili berhasil meraih Juara I Guru Berprestasi jenjang SMP tingkat Kabupaten dan Juara II tingkat Provinsi Jawa Barat.

Karier saat menjadi kepala sekolah sejak 2007 pun tak kalah bersaing dengan para seniornya. Meskipun baru sekitar empat tahun menjabat kepala sekolah namun Hj. Lili berhasil mengangkat piala dan trofi bagi sekolah yang dipimpinnya. Di awal kepemimpinannya sebagai kepala sekolah di SMPN 7 Ciamis, ia berhasil membawa sekolah tersebut menjadi Peringkat Pertama Sekolah Berbudaya Lingkungan tingkat Jawa Barat dan di tempat ini pula Hj. Lili berhasil menjadi Peringkat 1 Kepala Sekolah Berprestasi Tingkat Kabupaten Ciamis.

Kemudian Hj. Lili juga berperan besar dalam mengangkat SMPN 6 Ciamis menjadi Peringkat 3 Sekolah Adiwiyata Tingkat Jawa Barat sebelum akhirnya kini mendapat tugas sebagai Kepala Sekolah di SMPN 3 Ciamis. Berkat beberapa prestasi fenomenal ini, membuatnya meraih berbagai penghargaan mulai dari Bupati sampai Gubernur Jawa Barat.

Ketika ditanyakan kiat-kiatnya dalam membangun karier dan sekolah yang dipimpinnya, Hj. Lili mengungkapkan bahwa dirinya berprinsip dalam menjalankan suatu tujuan itu harus gigih, optimal, konsisten dan mandiri. “Prinsip saya jika setengah-setengah dan tidak sungguh-sungguh dalam menjalankan sebuah tujuan maka lebih baik tidak dilakukan sama sekali,” tegasnya.

Hj. Lili juga mengakui bahwa dalam menjalankan sikapnya itu dia sering kali mendapat tantangan dan hambatan yang terkadang sangat berat tetapi justru di situlah letak ujiannya karena jika dirinya menjalankan suatu hal sesuai prinsip dan ketentuan maka semua tantangan itu akan dapat diatasinya. “Kita jangan cepat menyerah pada tantangan jika kita berada pada prinsip yang benar,” ujarnya.

Hj. Lili juga mengungkapkan bahwa keberhasilan di sekolah yang dipimpinnya berkat kerja sama semua pihak, baik guru, siswa, komite, dan orangtua. Semua komponen inilah yang membuatnya dapat menjalankan visi dan misi sekolah yang sudah dirumuskan bersama.

Ketika ditanyakan apakah dirinya juga akan menerapkan pengembangan lingkungan hidup di SMPN 3 Ciamis yang kini dipimpinnya, seperti yang pernah dilakukan pada sekolah-sekolah sebelumnya, Hj. Lili mengungkapkan, setiap sekolah memiliki potensi, dan karakter yang berbeda-beda. “Saya masih melakukan adaptasi dan mempelajari potensi yang dapat dijadikan unggulan di SMPN 3 Ciamis. Namun, konsep cinta lingkungan yang pasti harus konsisten diterapkan pada semua sekolah karena ini merupakan hal yang penting untuk masa depan bangsa,” jelasnya.

Membuka Peluang

Hj Lili juga mengimbau kepada semua guru perempuan untuk terus membuka peluang dan terus mengembangkan kariernya sebab kesempatan bagi guru baik laki-laki maupun perempuan sama saja. “Ciptakan peluang dan jangan hanya menunggu saja,” imbaunya. Hj. Lili juga mengungkapkan kunci pengembangan karier guru, baik perempuan maupun laki-laki yaitu pada kualitas pelaksanakan kegiatan pembelajaran. Karena itu, guru harus optimal dalam melaksanakan proses pembelajaran, mulai dari membuat persiapan, mengembangkan materi pembelajaran, menggunakan media pembelajaran sampai dengan evaluasi, harus dibuat secara maksimal.

Hj. Lili mengungkapkan, berkat kesungguhannya dalam melaksanakan proses pembelajaran di kelas, dirinya berhasil menjadi guru berprestasi dan dari sinilah terbuka jalan untuk mengembankan karier yang lebih tinggi. “Dimulai dari kelas inilah, saya pun meniti karier dari ketua MGMP, guru berprestasi, instruktur provinsi, sampai dengan kepala sekolah berprestasi,” tambahnya. (mamay)

Berita Terkait

Komentar

Komentar