Setelah Melemah Tajam, IHSG Diharapkan Menguat Hari ini

ihsg-menguat-140210a
JAKARTA, (tubasmedia.com) – Head of Research NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada memaparkan, laju IHSG di luar perkiraan di mana mengalami penurunan signifikan.
“Maraknya aksi jual membuat IHSG terhempas jauh dari sehari sebelumnya. Padahal, kami masih berharap imbas positif dari bursa saham global dapat membuat laju IHSG dapat membaik. Namun apa daya, volume jual yang lebih mendominasi membuat laju IHSG anjlok,” ujar Reza, Selasa (28/4/15).
Bahkan hingga akhir sesi penurunan makin tidak terbendung dan membuat IHSG makin longsor. Sebelumnya disampaikan bahwa aksi jual masih terjadi sehingga menyebabkan laju IHSG belum dapat keluar dari zona merahnya.
Di sisi lain, mulai adanya aksi beli mencoba menahan pelemahan IHSG lebih lanjut. Pergerakan sideways masih dimungkinkan jika aksi beli dan jual masih sama kuatnya. Diharapkan laju bursa saham global dapat memberikan sentimen positif sehingga dapat membalikan posisi IHSG ke zona hijau.
Berbaliknya laju Rupiah ke zona hijau belum dapat mengimbangi aksi jual investor asing dan masih maraknya pemberitaan terkait ekspektasi kinerja para emiten Q1-15 yang akan di bawah estimasi serta ekspektasi akan penurunan pertumbuhan ekonomi Indonesia Q1-15. Sebut saja, BBRI, BBCA, AALI, GGRM, INTP, dan laiinya yang mengalami pelemahan turut melongsorkan IHSG.
Kembali melemahnya laju Rupiah turut direspon negatif. Investor asing kembali catatkan nett sell (dari net sell Rp 261,07 miliar menjadi net sell Rp 2,24 trilun).
Pada perdagangan Selasa (28/4/15) IHSG diperkirakan akan berada pada rentang support 5217-5220 dan resisten 5251-5284. Laju IHSG gagal mendekati area target resisten (5450-5470) dan juga jauh di bawah area target support (5400-5417).
Aksi panic selling membawa IHSG terjerembab ke zona merah dan mengembalikan posisinya ke periode Januari 2015. Di sisi lain, pelemahan yang terjadi telah menutup lunas utang gap 5342-5372.
“Dengan demikian, jika kondisi ini dibarengi dengan membaiknya laju bursa saham global dan berkurangnya aksi jual maka posisi IHSG pun memberikan peluang yang bagus untuk rebound. Namun demikian, tetap cermati masih adanya potensi pelemahan,” ujar Reza.
Pertimbangan saham-saham antara lain :
PWON 475-515|Spinning sentuh LBB. Mass index bergerak turun diiringi menurunnya RoC|BoW jika bergerak di bawah 480
PTBA 9900-10650|Separating lines lewati LBB. Volume beli mencoba menahan penurunan diikuti penurunan momentum|BoW jika bergerak di bawah 9925
SMSM 4550-4800|Tweezers bottom bertahan di middle Bollinger band (MBB ). MACD bergerak turun diiringi penurunan stochastic|Trd buy slm bertahan di atas 4625
SILO 13950-14675|White marubozu dekati upper Bollinger band (UBB ). RoC bergerak naik diikuti peningkatan momentum
VIVA 462-501|Separating lines bertahan di atas LBB. Stochastic mencoba terbatas penurunannya diiringi peningkatan tipis volume beli|BoW jika bergerak di bawah 465
INTP 22200-23300|Hammer bertahan di atas  MBB. RoC bergerak turun dibarengi penurunan momentum. Target support 23175 tercapai|BoW jika bergerak di bawah 22250. (angga)

Berita Terkait