SILPA Pendidikan, Janganlah Membiayai Sektor Lain

Laporan: Redaksi

Dra. Hj. Sri Marnyuni

Dra. Hj. Sri Marnyuni

SEMARANG, (Tubas) – Sisa Lebih Penggunaan Anggaran (SILPA) Pendidikan di kabupaten/kota se-Jawa Tengah pada tahun anggaran 2011, tidak boleh digunakan untuk kegiatan sektor yang lain. Makanya, harus dikembalikan ke provinsi, demikian dikatakan anggota Komisis E, DPRD Jawa Tengah utusan dari Fraksi PAN, Dra. H. Sri Marnyuni, saat menjadi pembicara Ekspose Interaktif DPRD Provinsi Jawa Tengah dengan Media Elektronik dan Media Cetak di ruang pertemuan Gedung Berlian, DPRD Jawa Tengah, pekan lalu.

Sebab, katanya lagi, minimal 20 persen dari APBD/APBN untuk dunia pendidikan, bila tidak terserap habis, harus dikembalikan ke provinsi, yang di kemudian hari akan ditambahkan untuk anggaran pendidikan pada tahun anggaran berikutnya.

Mengapa harus dikembalikan ke provinsi, karena kesejahteraan rakyat dapat tercapai dipengaruhi oleh 3 hal, yaitu perekonomian, kesehatan, dan pendidikan. Bila perut sudah kenyang, maka rakyat dapat bekerja dengan selayaknya.

Dikarenakan sudah makan dan bekerja, rakyat menjadi sehat, ketika kenyang dan sehat, maka rakyat pun memungkinkan untuk ingin menambah ilmu atau pengetahuannya. Dan ketika rakyat sudah pandai, tingkat perekonomian rakya pun ikut meningkat. (yon)

Berita Terkait

Komentar

Komentar